MotoGP 2020
Andai Marc Marquez Tidak Cidera, Penampilannya Diragukan Dominan Lantaran Sengitnya Kompetisi
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, dinilai takkan mampu melanjutkan dominasinya seandainya tampil penuh pada MotoGP 2020.
TRIBUN-BALI.COM - Marc Marquez biasanya tampil lebih dominan digelaran MotoGP, itu terbukti dengan raihan gelar juara dunianya yang secara keseluruhan sudah meraih 8 kali titel juara.
Namun kini sang juara bertahan dipaksa absen lantaran cidera yang didapat di seri pertama.
Namun ada pernyataan unik yang menyebut jikapun pembalap Repsol Honda itu ikut tampil dan tidak cidera di musim ini, maka dirinya diragukan untuk tampil dominan seperti tahun-trahun sebelumnya.
Peta persaingan MotoGP 2020 dalam lima balapan pertama berjalan cukup ketat menyusul absennya sang juara bertahan, Marc Marquez, akibat mengalami cedera.
Marc Marquez menderita cedera patah tulang lengan kanan dalam balapan pertama MotoGP Spanyol 2020 yang berlangsung di Sirkuit Jerez, Spanyol (19/7/2020).
Cedera tersebut membuat Marquez harus menepi dalam waktu yang panjang. The Baby Alien diprediksi paling cepat akan kembali pada pertengahan Oktober.
• Rindukan Atmosfer Penonton, Valentino Rossi Berharap Pandemi Covid-19 Segera Berakhir
Absennya Marquez menjadi berkah tersendiri bagi pembalap MotoGP lainnya.
Lima balapan yang telah berlangsung pada MotoGP 2020 telah melahirkan empat pemenang berbeda.
Di sisi lain, pandangan berbeda diungkapkan oleh pembalap Ducati, Danilo Petrucci.
Petrucci tak sepakat dengan anggapan bahwa persaingan musim ini berjalan ketat karena absennya seorang Marc Marquez.
• Rindukan Atmosfer Penonton, Valentino Rossi Berharap Pandemi Covid-19 Segera Berakhir
Danilo Petrucci tak menampik Marc Marquez masih tampil kuat terutama saat melakukan comeback dari posisi belakang pada balapan pertama.
Namun, Petrucci yakin pembalap yang tampil mengesankan pada satu balapan belum tentu mampu melakukan hal yang sama pada balapan berikutnya.
Petrucci berkaca dari performa Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) yang mendominasi dua seri pertama namun kesulitan dalam tiga seri terakhir MotoGP 2020.
"Saya tidak berpikir keadaan akan banyak berubah dengan adanya Marc dibandingkan dengan apa yang telah kami alami sejauh ini," kata Petrucci, dilansir BolaSport.com dari AS.
"Tentu pada balapan pertama dia berhasil mempermalukan kami dengan comeback dari baris terakhir ke baris terdepan, dia mempunyai ritme luar biasa."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pebalap-repsol-honda-marc-marquez-di-sirkuit-jerez.jpg)