Breaking News:

Pilkada Serentak

Calon Kepala Daerah yang Positif Corona Terancam Tak Bisa Lanjut Kampanye

Kendati demikian, sang kandidat terancam tak bisa mengikuti tahapan Pilkada selanjutnya, yakni kampanye.

kompas.com
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman 

Sebelumnya, Arief Budiman mengatakan, ada 46 bakal calon kepala daerah yang positif terinfeksi Covid-19.

Jumlah tersebut bertambah dari sebelumnya dimana ada 37 bakal calon yang dinyatakan positif Covid-19.

"Dari 703 paslon yang sudah kita terima pendaftarannya, ada bakal calon yang positif (Covid-19). Jumlahnya saat ini ada 46 orang," ujar Arief kepada wartawan, Selasa (8/9/2020).

Data tersebut, lanjut dia, berdasarkan laporan perkembangan pendaftaran dari 32 provinsi.

KBRI Moskow Ajak Pemuda Rusia Cintai Indonesia

Pemain Inggris Mason Greenwood Minta Maaf Telah Mengajak Perempuan ke Hotel

Siswi SMA di Jember Diperkosa 8 Pria Mabuk di Pinggir Sungai, Berawal Gabung di Pesta Miras

Namun, Arief menyebut ke-46 bakal calon secara spesifik tersebar di 17 provinsi.

 Kemudian, Arief mengungkapkan, hingga Selasa masih terdapat 28 daerah yang memiliki satu bakal paslon yang mendaftar ke KPU setempat.

Dengan kata lain, ada potensi paslon tunggal di 28 daerah.

"Secara total masih tetap sama, ada 28 bakal paslon tunggal. Kemarin di daerah-daerah lain ada yang mendaftar sehingga tak jadi ada tambahan bakal paslon tunggal," tutur dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Calon Kepala Daerah yang Positif Covid-19 Terancam Tak Bisa Kampanye

 

Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved