Corona di Bali
Kasus Positif Covid-19 dan Pasien Meninggal di Bali Meningkat, Ini Penyebabnya
Data per Selasa (8/9/2020) kasus positif 6.549 orang atau bertambah 164 orang. Kasus pasien masih dalam perawatan sebanyak 1.196 orang.
Penulis: Noviana Windri | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kasus positif Covid-19 di Provinsi Bali semakin meningkat tajam.
Data per Selasa (8/9/2020) kasus positif 6.549 orang atau bertambah 164 orang.
Kasus pasien masih dalam perawatan sebanyak 1.196 orang.
Sedangkan kasus pasien meninggal sebanyak 128 orang atau bertambah 12 orang.
• Diky Lukai Temannya dengan Pisau, Sakit Hati Karena Diperlakukan Kurang Baik
• Ormas Kandang Wesi Tunggal Rahayu, Ubah Lambang Negara dan Cetak Uang Sendiri, Begini Fakta-faktanya
• Kasus Kematian Karena Covid-19 di Indonesia Naik 3 Persen dalam Sepekan Terakhir
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Ketut Suarjaya mengatakan, salah satu penyebab meningkatnya kasus positif adalah kurangnya disiplin masyarakat dengan standar protokol kesehatan.
"Ini kan kasus meningkat, mengapa? Salah satunya adalah kurangnya disiplin, masih banyak orang yang berkerumun, tidak pakai masker. Ketika ada ajakan untuk tidak pakai masker ini efeknya, akhirnya banyak orang yang membawa virus," ungkapnya, Rabu (9/9/2020).
Sementara, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI, Kurnia Dewantara mengatakan, kasus positif Covid-19 di Bali semakin meningkat tajam.
Hal tersebut sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Bali dalam hal tatanan hidup baru atau new normal dengan memulai aktivitas kegiatan ekonomi.
"Kemarin kasus meninggal bertambah ya. Ada 12 orang yang meninggal. Ini kami analisa, karena memang beberapa minggu yang lalu ada jeda libur 4 hari. Aktivitas masyarakat di beberapa tempat rekreasi itu semakin meningkat. Setelah 14 hari kemudian ada peningkatan jumlah yang meninggal," terangnya saat menggelar konferensi pers, Rabu (9/9/2020).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kepala-dinas-kesehatan-provinsi-bali-ketut-suarjaya-saat-ditemui-tribun-bali.jpg)