Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Diky Lukai Temannya dengan Pisau, Sakit Hati Karena Diperlakukan Kurang Baik

Diky (28), kini berurusan dengan Mapolsek Ubud, setelah melukai Agung Wicaksono menggunakan pisau

Istimewa
Foto: Pelaku penganiayaan diamankan di Mapolsek Ubud, Rabu (9/9/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Seorang warga asal Bandung, Diky Ariansyah alias Diky (28), kini berurusan dengan Mapolsek Ubud, setelah melukai Agung Wicaksono (29) menggunakan pisau.

Diduga, Diky melakukan hal tersebut karena sering mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan dari korban.

Puncak kekesalannya dilampiaskan di Jalan Raya Lodtunduh, Kecamatan Ubud, Gianyar, Bali, Senin (7/9/2020) pukul 23.00 Wita.

Informasi dihimpun Tribun Bali, Rabu (9/9/2020), tindak penganiayaan yang dilakukan Diky berawal saat ia tiba ditempatnya bekerja bersama korban, yang berlokasi di Jalan Jembawan, Ubud, Senin (7/9/2020).

Hanya Hari Ini, Paket Data Telkomsel hingga 160 GB Dijual Mulai Rp 100.000

Pengungkapan Narkoba di Klungkung Sempat Terkendala Pandemi

Cetak 101 Gol Bersama Portugal, Ronaldo Dapat Ucapan Selamat dari Klub, Kecuali Real Madrid

Saat tiba di sana, ia bertemu dengan korban, saat itu korban meminta handphone perusahaan pada Diky dengan nada keras.

Setelah Diky memberikan handphone, korban lantas mengeluarkan sim card handphone tersebut lalu memberikan pada pelaku dengan cara dilempar.

Atas perlakuan tersebut, Diky merasa sakit hati.

Bahkan dihadapan pihak kepolisian, sakit hati akibat diperlakukan kurang baik oleh korban tidak dialaminya sekali ini saja.

Berdasarkan kumpulan sakit hati tersebut, pelaku lantas membuntuti korban secara diam-diam, yang saat itu akan bertemu dengan temannya di Denpasar.

Hingga sampai di Jalan Raya Lodtunduh, Diky akhirnya menghentikan laju kendaraan korban.

Saat itu, korban pun sempat meminta maaf pada pelaku jika pernah memiliki salah.

Namun ucapan korban tersebut tidak digubris pelaku, dan langsung melayangkan pisau hingga melukai mata korban.

Lantaran tidak ingin berbuat lebih jauh lagi atau tidak ingin menghilangkan nyawa korban, pelaku akhirnya memilih untuk meninggalkan korban.

Sementara itu, korban diantarkan oleh rekannya yang lain untuk berobat ke rumah sakit terdekat.

Kapolsek Ubud, AKP I Gede Sudyatmaja mengatakan, saat ini pelaku telah diamankan di Mapolsek Ubud.

Kata dia, saat mendapatkan laporan tersebut, pihaknya langsung melakukan penyelidikan terhadap keberadaan pelaku.

Tak berselang lama, pelaku bisa diamankan di wilayah Desa Singakerta.

“Pelaku ini mengakui perbuatannya, dengan motif dendam. Mereka sudah tidak memiliki kecocokan sebelum peristiwa penganiayaan itu terjadi,” ujarnya. (*).

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved