Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Gianyar

Buah Diserbu Warga Dalam Gerakan Pangan Murah, Pemkab Gianyar Tambah Penjualan Buah hingga Dua Hari

Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, ratusan warga memadati Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kabupaten Gianyar

Tayang:
Istimewa
PANGAN MURAH - Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kabupaten Gianyar di sisi utara Alun-alun Kota Gianyar, Kamis 11 Juni 2026 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, ratusan warga memadati Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kabupaten Gianyar di sisi utara Alun-alun Kota Gianyar, Kamis 11 Juni 2026.

Tingginya antusiasme masyarakat, membuat kegiatan khusus penjualan buah-buahan diperpanjang hingga dua hari, yakni 11-12 Juni 2026.

Program yang digelar melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DKPKP) Gianyar ini menghadirkan 25 peserta yang terdiri atas UMKM, BUMD, kelompok tani, Bulog, serta pelaku usaha pangan.

Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar.

Baca juga: BUNTUT Kenaikan Harga Pertamax, Warga Klungkung Khawatir Hal Ini Terjadi

Sejak pagi, warga terlihat antre untuk mendapatkan beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, bawang merah, bawang putih, cabai, buah-buahan, hingga berbagai produk pangan lainnya yang dibutuhkan untuk persiapan hari raya.

Kepala DKPKP Gianyar, I Gusti Agung Sri Widyawati, mengatakan Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas pasokan sekaligus mengendalikan harga kebutuhan pokok yang cenderung meningkat menjelang hari besar keagamaan.

Menurutnya, ketersediaan pangan dan keterjangkauan harga menjadi perhatian utama agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga tanpa terbebani lonjakan harga.

Baca juga: Rupiah Melemah Tembus Rp 18 Ribu per Dolar AS, Harga Sembako di Pasar Gianyar Tetap Stabil

Selain membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau, kegiatan ini juga mempertemukan produsen dan konsumen secara langsung.

Keterlibatan kelompok tani, distributor, UMKM, dan pelaku usaha pangan dinilai mampu memangkas rantai distribusi, sehingga harga jual menjadi lebih kompetitif.

Gerakan Pangan Murah juga menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah, terutama pada periode meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Galungan dan Kuningan.

Tingginya minat warga selama pelaksanaan hari pertama menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap akses pangan dengan harga yang lebih terjangkau, masih cukup besar. 

Baca juga: Harga Cabai Mulai Naik Jelang Galungan, Cabai Rawit Merah di Jembrana Rp75.000 Per Kilogram

"Melalui kegiatan ini, Pemkab Gianyar berharap stabilitas harga tetap terjaga, pasokan pangan mencukupi, dan masyarakat dapat menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan dengan lebih tenang," ujarnya.

Dalam operasi pasar ini, masyarakat banyak yang menyerbu penjualan buah. Hal tersebut dikarenakan harganya lebih murah dari harga pasar.

Terlebih lagi, buah merupakan salah satu kebutuhan utama dalam Hari Raya Galungan.

Warga, Ni Made Sayuti mengaku terbantu dengan adanya kegiatan ini. Sebab bisa beli dengan harga normal, sehingga sisa uangnya bisa digunakan untuk kebutuhan lain.

"Kami harap kegiatan ini lebih lama digelar, supaya banyak masyarakat bisa menerima manfaatnya," jelasnya. (*)

 

 

Berita lainnya di Pasar Murah

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved