Breaking News:

Corona di Indonesia

Begini Komentar Mahfud MD Soal Rencana Polri Melibatkan Preman dalam Pengawasan Pengunaan Masker

Rencana pelibatan preman untuk mengawasi penggunaan masker oleh Polri memantik pro dan kontra alias menjadi kontroversi.

Kompas.com
Menko Polhukam Mahfud MD di Istana Kepresidenan Bogor 

TRIBUN-BALI.COM - Rencana melibatkan preman untuk mengawasi penggunaan masker oleh Polri memantik pro dan kontra alias menjadi kontroversi. 

Mengenai persoalan ini, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD pun turut angkat bicara. 

Seperti diberitakan oleh Kompas TV, Mahfud MD menjelaskan dan mengartikan preman sebagai orang yang tidak memiliki baju kedinasan tertentu, Minggu (13/9/2020). 

“Preman itu bahasa belandanya free man lho, orang yang bukan pejabat pemerintah,” ujar Mahfud.

Menurutnya, langkah itu sudah sesuai dengan imbauan presiden.

“Itu yang dilakukan diberi tugas, dan itu memang sesuai dengan imbauan presiden,”lanjut Mahfud.

Lebih lanjut, Mahfud mencontohkan tim PKK yang diajak untuk mendorong penggunaan masker.

Meski demikian, penjelasan Mahfud MD ini belum dikonfirmasi, apakah preman yang dimaksud Polri sama dengan preman menurut pengertian Mahfud atau bukan.

Rencana Polri Rekrut Preman

Wakapolres berperan menjadi celuluk saat Penerapan Penegakan denda Pergub Rp 100 ribu tanpa masker di Pasar Umum Negara, Senin (7/9/2020).
Wakapolres berperan menjadi celuluk saat Penerapan Penegakan denda Pergub Rp 100 ribu tanpa masker di Pasar Umum Negara, Senin (7/9/2020). (Tribun Bali/I Made Ardhiangga Ismayana)

“Kita berharap ada penegak disiplin internal di klaster pasar. Di situ kan ada jeger-jeger-nya di pasar, kita jadikan penegak disiplin," kata Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono di Mako Polda Metro Jaya, Kamis (10/9/2020).

Halaman
123
Editor: Ady Sucipto
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved