Breaking News:

Corona di Indonesia

Termasuk Bandara Ngurah Rai,Tarif Rapid Test di Bandara Kelolaan Angkasa Pura I Turun Jadi Rp 85.000

Hal itu dilakukan untuk semakin memudahkan para pengguna jasa yang akan melakukan perjalanan udara.

Foto istimewa kiriman Communication PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Ngurah Rai Bali 
Layanan rapid test di Bandara 

TRIBUN-BALI.COM - PT Angkasa Pura I (Persero) menurunkan tarif layanan rapid test di 8 bandara kelolaaannya menjadi Rp 85.000, dari sebelumnya berkisar antara Rp150.000 hingga Rp 200.000.

Hal itu dilakukan untuk semakin memudahkan para pengguna jasa yang akan melakukan perjalanan udara.

Adapun 8 bandara tersebut adalah Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, bandara Juanda Surabaya, Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Internasional Yogyakarta, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Bandara Adi Soemarmo Solo, dan Bandara Frans Kaisiepo Biak.

"Penurunan biaya rapid test di 8 bandara yang termasuk kelolaan Angkasa Pura I itu bertujuan untuk mengurangi beban biaya perjalanan udara sehingga semakin memudahkan calon penumpang untuk melakukan perjalanan udara pada masa adaptasi kebiasaan baru," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero), Faik Fahmi, Senin (14/9/2020).

Bareskrim Polri Telah Lengkapi Berkas Perkara Surat Jalan Djoko Tjandra, Pekan Ini Ditargetkan P21

Kenali Penyebab Kanker Ginjal, Serta Faktor Risikonya

Polri Minta Perda Soal Penerapan Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan Segera Dirampungkan

Faik menjelaskan, bahwa sejatinya layanan rapid test di bandara Angkasa Pura I telah disediakan sejak akhir Juli lalu yang bekerja sama dengan berbagai klinik melalui kerja sama dengan salah satu anak perusahaan, Angkasa Pura Supports.

Sedangkan terkait penerapan protokol kesehatan, dikatakannya, Angkasa Pura I senantiasa menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 di lokasi pelayanan rapid test di tiap bandara yang termasuk kelolaanya.

"Seperti, para petugas diwajibkan untuk melakukan pemeriksaan suhu tubuh sebelum bertugas, menggunakan alat pelindung diri (APD) yang terdiri dari face shield, masker, sarung tangan, dan baju pelindung," imbuhnya

Selain itu, masih kata Faik, area layanan rapid test juga secara rutin dilakukan disinfeksi untuk memastikan kebersihannya.

Bahkan pula, dikatakannya, tidak hanya para petugas yang wajib menaati protokol kesehatan saat melakukan kegiatan rapid test, namun calon peserta rapid test pun juga wajib menaati protokol kesehatan.

"Para calon peserta diwajibkan untuk mencuci tangan dan melakukan pengecekan suhu tubuh sebelum memasuki area pemeriksaan, penggunaan masker dan penerapan physical distancing juga dilakukan di area ini," ujarnya.

Selanjutnya calon peserta melakukan registrasi dengan membawa kartu identitas dan mengisi formulir yang sudah disediakan.

Setelah itu para peserta rapid test dapat melakukan pemeriksaan kesehatan dengan dokter dan pengambilan sample darah.

“Setelah selesai menjalani tes, para peserta tetap diharap berada di ruang tunggu sampai hasil rapid test keluar," tandasnya.(*)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Tarif Rapid Test di Bandara Kelolaan PT Angkasa Pura I Diturunkan Jadi Rp 85 Ribu,

Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved