Corona di Indonesia
Iis Sugianto Pasrah, Didiagnosa Tipes Tapi Malah Positif Covid-19, Ini Awal Mula Kecurigaannya
Akan tetapi keesokan harinya seorang dokter datang dan mengabarkan hasil rontgen paru-paru Iis Sugianto.
Iis Sugianto harus melalui banyak tahap pemeriksaan hingga pukul 02.00 WIB dini hari.
Kemudian oleh pihak rumah sakit, ia dinyatakan tipes dan dilakukan rawat inap.
Akan tetapi keesokan harinya seorang dokter datang dan mengabarkan hasil rontgen paru-paru Iis Sugianto.
"Jadi saya beranikan diri ke rumah sakit, dicek ulang lagi, saya cek banyak sekali sampai benar sakit tipes."
"Jam 11 pagi dokter datang dia memeriksa saya 'Bu Iis kelihatannya paru-paru mencurigakan, seperti ada lendir gitu, harus swab ya'," lanjutnya.
Iis Sugianto mengaku pasrah dan teringat anak-anak saat dinyatakan Covid-19 oleh dokter setelah sebelumnya didiagnosa tipes.
Di situ, sang dokter menyatakan bahwa Iis Sugianto terpapar Covid-19 dan harus dipindah ke rumah sakit khusus.
Menerima berita tersebut, yang pikirannya langsung tertuju pada ketiga anaknya.
"Kira-kira jam 4 sore dokter dan suster datang langsung tutup korden 'Bu Iis Covid' gitu."
"Yang ada di dalam pikiran saya saat itu adalah anak-anak, saya dalam keadaan yang 50 persen sembuh, 50 persen inilah akhir hidup saya," ungkap Iis Sugianto.
Bahkan, ia sampai ingin mengirim surat untuk ketiga anaknya, terutama yang berada di Amerika.
Karena pasti intensitas untuk bertemu lebih sedikit dibanding yang ada di Jakarta.
"Dan saya ingin sekali berkirim surat buat anak-anak saya, terutama yang di Amerika."
"Saya ingin menitipkan surat satu-satu kepada anak, pesan terakhir buat anak-anak apa itu yang ada dipikiran saya," tambahnya.
Meski sempat pasrah, ia harus tetap berjuang melawan virus yang ada di dalam tubuhnya.
Iis Sugianto menerima banyak dukungan dan doa terutama dari anak dan keluarga dekat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/iis-sugianto-positif-covid-19.jpg)