Viral, Beredar Video Bupati Timor Tengah Utara NTT Marahi Polisi, Ini Sebenarnya yang Terjadi
perlakuan anggota polisi dengan memeriksa warga yang ingin masuk ke arena pameran pembangunan di lapangan depan kantor bupati
Dia mengatakan, pameran pembangunan ini tidak hanya kegiatan rutinitas yang telah ditetapkan dengan peraturan daerah, tetapi pihaknya ingin menunjukan kepada publik TTU, kalau penerapan Covid-19 seperti ini.
"Kita ingin pemeran ini jadi model untuk kemudian kita melaksanakan kegiatan yang lain. Kita lihat kegiatan sosial kemasyarakatan terjadi di mana mana-mana. Orang pesta nikah berkumpul banyak orang tanpa masker kemudian dansa. Itu justru yang melanggar dan mesti itu yang perlahan lahan kita mau sampaikan ke masyarakat bahwa itu tidak boleh lagi dilakukan,"jelasnya.
Dengan penerapan protokol Covid-19 dalam hajatan pemerintah daerah, akan menjadi contoh bagi masyarakat, kegiatan apa saja harus dilakukan tapi dengan mematuhi protokol Covid-19.
"Selain itu, kegiatan pameran ini juga untuk menggerakan roda ekonomi masyarakat, tapi kita ingin menunjukan contoh new normal dengan protokol Covid-19 kepada masyarakat," kata dia.
Dihubungi secara terpisah, Kapolres TTU AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas, enggan berkomentar soal video bupati yang memarahi polisi.
"Tanyakan saja ke Pak Bupati. Saya tidak bisa jawab soal itu," kata Nelson singkat.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Viral Video Bupati Timor Tengah Utara NTT Marahi Polisi, Ini Sebabnya",
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/bupati-ttu-raymundus-sau-fernandes-mengenakan-busana-adat-ttu.jpg)