Serba Serbi

Pemujaan Dewa Wisnu, Ini yang Dipersembahkan Saat Rabu Paing Kuningan

Bagi umat Hindu khususnya Hindu Bali, hari ini, Rabu (23/9/2020) merupakan hari pemujaan Bhatara Wisnu.

Tribun Bali/Rizal Fanany
Foto ilustrasi sembahyang 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Bagi umat Hindu khususnya Hindu Bali, hari ini, Rabu (23/9/2020) merupakan hari pemujaan Bhatara Wisnu.

Hari ini juga merupakan rangkaian dari Hari Raya Galungan dan Kuningan yang dirayakan setiap enam bulan sekali yaitu pada Buda (Rabu) Paing Kuningan.

Dalam Lontar Sundarigama dikatakan, persembahan atau upakara yang dipersembahkan pada hari ini berupa sirih dikapuri, putih, hijau, dan pinang 26 iris, disertai tumpeng hitam serta runtutannya sesuai dengan kemampuan.

Banten ini dipersembahkan kepada Bhatara di Paibon, yang disertai pula dengan bunga-bunga harum.

Kodam IX/Udayana Serentak Bangun 4 Wilayah di Distrik Militer Bali Nusra Dalam TMMD ke-109

5 Iring-iringan Pesepeda Motor Diterjang Longsor Hingga Terpental ke Jurang, Begini Kondisi Korban

Ramalan Zodiak Hari Ini 23 September 2020, Aries Cepat Menyelesaikan Pekerjaan, Pisces Alami Tekanan

Sementara itu dalam Keputusan Seminar Kesatuan Tafsir terhadap Aspek-aspek Agama Hindu disebutkan Buda Paing Kuningan merupakan pujawali Bhatara Wisnu dan umat mempersembahkan aci di Paibon.

Pada saat ini umat juga memohon keselamatan diri.

Dan dalam buku Penuntun Dewa Yadnya dan Kahyangan/ Palinggih Batara-batara yang ditulis oleh I Wayan Simpen AB dituliskan bahwa hari Buda Paing Kuningan adalah pujawali Batara Wisnu.

Widiwidana (banten) yaitu sirih ingapon, putih, ijo, tumpeng hitam, ayam hitam dipanggang, pinang 26 sisir.

Semua banten dipersembahkan pada paibon, diisi dengan kembang harum. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved