Kodam IX/Udayana Serentak Bangun 4 Wilayah di Distrik Militer Bali Nusra Dalam TMMD ke-109
Empat wilayah di Bali Nusa Tenggara menjadi sasaran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 Tahun Anggaran 2020
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Empat wilayah di Bali Nusa Tenggara menjadi sasaran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 Tahun Anggaran 2020 di wilayah jajaran Kodam IX/Udayana, yang secara serentak dimulai pada Selasa (22/9/2020).
Kapendam IX/Udayana, Kolonel Kav Jonny Harianto G, S.I.P., menyampaikan, program wujud Operasi Bhakti TNI bersama masyarakat desa tersebut meliputi wilayah Korem 161/Wirasakti Provinsi NTT dilaksanakan di Kodim 1605/Belu dan Kodim 1629/Sumba Barat Daya.
Lalu, wilayah Korem 162/Wira Bhakti Provinsi NTB dilaksanakan di Kodim 1607/Sumbawa serta di wilayah Korem 163/Wirasatya Provinsi Bali dilaksanakan di Kodim 1611/Badung.
"Program TMMD adalah salah satu wujud Operasi Bhakti TNI yang merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan Departemen, Lembaga Pemerintah Non Departemen dan Pemerintah Daerah serta komponen bangsa lainnya, yang dilaksanakan secara terintegrasi bersama masyarakat," terang Kapendam melalui rilis kepada Tribun Bali.
• Ramalan Zodiak Karier 23 September 2020, Leo Tingkatkan Semangat Kerjamu, Cancer Percaya Dirilah!
• Ramalan Zodiak Hari Ini 23 September 2020, Aries Cepat Menyelesaikan Pekerjaan, Pisces Alami Tekanan
• Bali Kehilangan Ahli HIV/AIDS, Unud Belum Bisa Pastikan Penyebab Meninggalnya Prof Nyoman Wirawan
Dijelaskan Kapendam, dalam kegiatan yang mengusung tema "TMMD Pengabdian Untuk Negeri" ini bertujuan untuk meningkatkan akselerasi kegiatan pembangunan di daerah pedesaan, khususnya daerah yang tergolong tertinggal, terisolasi, perbatasan, dan daerah kumuh perkotaan.
Termasuk daerah lain yang terkena dampak akibat bencana alam juga menjadi sasaran dalam program yang dilaksanakan dengan tetap berpedoman dan memperhatikan protokol kesehatan dalam pencegahan penularan Covid-19.
Kemudian dalam pelaksanaannya, TMMD ke-109 TA. 2020 tersebut secara keseluruhan terbagi menjadi 2 sasaran kegiatan yaitu sasaran fisik dan sasaran non fisik.
"Sasaran kegiatan fisik diantaranya melaksanakan rehabilitasi sarana dan prasarana yang rusak akibat faktor umur maupun bencana alam serta meningkatkan sarana prasarana wilayah yang berada di pedesaan berupa infrastruktur seperti fasilitas umum dan sosial," jelasnya.
Sedangkan untuk sasaran kegiatan non fisik dilaksanakan melalui sosialisasi dan penyuluhan guna meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara di kalangan masyarakat.
"Seperti sosialisasi dan penyuluhan bela negara, penegakan hukum dan disiplin nasional serta pengetahuan lainnya yang dibutuhkan oleh masyarakat pedesaan yang dapat meningkatkan pengetahuan dibidang pertanian, perkebunan, perikanan, pariwisata, peternakan, serta gerakan hidup bersih terutama dalam menghadapi Pandemi Covid-19," terang Kapendam.
Lebih jauh, Kapendam menyampaikan, TMMD ke-109 TA. 2020 di wilayah Kodam IX/Udayana ini akan berlangsung selama 30 hari kedepan, yang dikhususkan untuk membantu meningkatkan pembangunan dan ekonomi di daerah.
"Melaksanakan serbuan teritorial, serta mewujudkan ketahanan wilayah yang tangguh dan memelihara serta meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat," tuturnya.
Kendati dalam pengerjaannya dilakukan secara gotong-royong dengan warga sekitar, namun saya ditegaskan oleh Kapendam, bahwa TMMD ke-109 TA. 2020 dilaksanakan dengan tetap menerapkan dan memperhatikan protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19.
"Harapan kami hasilnya dapat dirasakan oleh masyarakat setempat, yang terpenting hasil dari kegiatan TMMD dapat dipelihara agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama,” tutup Kapendam.(*).