Breaking News:

Corona di Bali

Sampai Saat Ini, di Badung Sudah Ada 1.472 Pelanggaran Protokol Kesehatan

Hal itu dilakukan untuk mengingatkan masyarakat akan bahaya covid-19 dan mengingatkan masyarakat untuk menaati protokol kesehatan.

Dokumen
Kasatpol PP Badung, I Gusti Agung Ketut Suryanegara 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung terus memberikan sanksi bagi warga yang melanggar Protokol Kesehatan (Prokes). 

Bahkan, upaya pengawasan terhadap Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 52 tahun 2020 yang diberlakukan sejak 3 September lalu telah mencatat ribuan  pelanggaran di Gumi Keris.

KaSatpol PP Badung, I Gusti Agung Ketut Suryanegara, saat dikonfirmasi Minggu (27//20209) mengatakan akan terus menggalakan Perbup tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru.

 Hal itu dilakukan untuk mengingatkan masyarakat akan bahaya covid-19 dan mengingatkan masyarakat untuk menaati protokol kesehatan.

Pasien Covid-19 yang Meninggal di Tabanan Bertambah 2 Orang, Kasus Positif 5 Orang dan 7 Sembuh

Ini Penjelasan Terkait Makan Berlebihan Hingga Dampaknya Bagi Kesehatan

Usai Kalahkan Paulo Costa, Ini Lawan yang Diinginkan Israel Adesanya Selanjutnya

"Pendisiplinan ini terus kita lakukan untuk mengingatkan masyarakat akan Prokes," jelasnya.

Lanjut dikatakan dari pelaksanaan sidak dari 3 September lalu hingga 25 September, Satpol PP Badung mencatat ada sebanyak 1.472 pelanggaran.

Pihaknya pun mengakui yang masih mendominasi adalah pelangaran tidak memakai masker.

"Sampai saat ini sudah ada sebanyak 1.472 pelanggaran yang yang kami catat, hingga 25 september kemarin," bebernya

Menurutnya, sidak yang digalakkan di enam kecamatan tersebut mencatat pelanggaran tanpa masker sebanyak 1.051 orang, bawa masker namun tidak dikenakan dengan benar 337 orang, dan tempat usaha atau penanggung jawab kegiatan yang tidak menerapkan protokol kesehatan 84 usaha.

"Hasil evaluasi kami kesadaran masyarakat sudah mulai nampak, dari tanggal 3 September sampai 25 September memang ada peran sertanya untuk mentaati prokes," ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved