Breaking News:

Personel Lanud I Gusti Ngurah Gelar Latihan Menembak Guna Tingkatkan Kemampuan

Personel Lanud I Gusti Ngurah Rai melaksanakan kegiatan menembak di Lapangan tembak Brimob Tohpati Kesiman Denpasar

Istimewa
Foto kiriman Penerangan Lanud I Gusti Ngurah Rai. Personel Lanud I Gusti Ngurah Gelar Latihan Menembak Guna Tingkatkan Kemampuan di Lapangan tembak Brimob Tohpati Kesiman Denpasar, Selasa (29/9/2020) 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Personel Lanud I Gusti Ngurah Rai yang terdiri dari para Perwira, Bintara dan Tamtama, Selasa, (29/9/2020) kemarin, melaksanakan kegiatan menembak di Lapangan tembak Brimob Tohpati Kesiman Denpasar, Bali.

Kegiatan ini bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan serta keterampilan prajurit perorangan Lanud I Gusti Ngurah Rai dalam bidang menembak.

Pelaksanaan latihan menembak ini dipimpin langsung Kasiopslat Lanud I Gusti Ngurah Rai, Mayor Tek Solikhin beserta Staf.

Sebelum melaksanakan menembak para personel terlebih dahulu mendapat pengarahan sekaligus penekanan dari Kasiopslat agar pada saat pelaksanaan latihan tetap mengutamakan dan memperhatikan faktor-faktor keselamatan/safety baik keselamatan personel maupun materil yang digunakan.

Pernah Mengalami Mimpi Digigit Anjing? Bisa Jadin Berhubungan Dengan Pengkhianatan

Kementrian yang Dipimpin Prabowo Punya Anggaran Besar Rp 137 Triliun, Sri Mulyani Beri Peringatan

Pasien Covid-19 yang Sudah Sembuh Bisa Hubungi Babinsa Setempat untuk Ikut Donor Plasma Konvalesen

Sebelum pelaksanaan menembak, Komandan Lanud I Gusti Ngurah Rai Kolonel Pnb Radar Soeharsono menghimbau agar personel Lanud I Gusti Ngurah Rai untuk memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan sekitar.

"Bagi seorang militer menembak bukan hal yang baru, tentunya hal tersebut menjadikan kita harus lebih waspada dan utamakan safety atau keselamatan baik terhadap senjata maupun dengan lingkungan sekitar sehingga latihan menembak dapat berjalan lancar, baik dan aman tanpa ada hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujar Kolonel Pnb Radar, Rabu (30/9/2020) melalui keterangannya.

Jenis senjata yang digunakan dalam latihan menembak kali ini untuk para perwira, personel POM dan Intel menggunakan senjata api pistol dengan type, G2 Combat serta pistol Glock 16.

Jarak antara tempat menembak dan papan lisan sejauh 25 meter dengan 3 peluru percobaan dan 10 peluru penilaian.

Sedangkan para Bintara dan Tamtama personel Lanud Ngurah Rai menggunakan senjata laras panjang jenis Daewo dengan 3 butir peluru sebagai percobaan, menggunakan tiga sikap yaitu sikap posisi tiarap, duduk dan berdiri, dengan jarak tembak 50 meter.

Dalam latihan menembak ini protokol kesehatan diterapkan kepada seluruh personel seperti pakai masker, jaga jarak dan sesering mungkin cuci tangan.(*).

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved