Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berapa Kilogram Berat Seluruh Barang yang Dibeli Bu Rita? Jawaban TVRI Kelas 4-6 SD

Berapa kg berat jagung berdasarkan pembulatan hasil pengukuran ke satuan terdekat? Berapa kilogram berat seluruh barang yang dibeli Bu Rita?

Tayang:
Penulis: Widyartha Suryawan | Editor: Widyartha Suryawan
Tribunnews
Belajar dari Rumah TVRI - 

TRIBUN-BALI.COM - Bu Rita membuka usaha kecil. Ia membeli 6.000 kg beras, 1,5 kuintal kedelai dan 1.000 ons daging sapi.

Berapa kilogram berat seluruh barang yang dibeli Bu Rita?

Itulah salah satu pertanyaan yang harus dijawab oleh siswa kelas 4-6 SD hari ini.

Jumat 2 Oktober 2020, berbagai tayangan edukasi dalam program Belajar dari Rumah TVRI kembali hadir menemani para siswa selama di rumah.

Jadwal & Streaming Belajar dari Rumah TVRI 2 Oktober 2020, Kelas 4-6 SD: Pengukuran Berat

Edisi kali ini, siswa kelas 4-6 SD akan belajar matematika tentang Pengukuran Berat mulai pukul 09.00 WIB.

Melalui tayangan tersebut, siswa diharapkan mampu menjelaskan dan melakukan pembulatan hasil pengukuran panjang dan berat ke satuan terdekat.

Nah, sekarang kita akan membahas soal dan jawaban dari tayangan tersebut.

Soal 1
Pak Dirga memanen jagung dari ladang. Sampai di rumah, jagung itu ditimbang dengan menggunakan timbangan digital. Ternyata, di layar timbangan itu terbaca 24,48 kg.

Berapa kg berat jagung berdasarkan pembulatan hasil pengukuran ke satuan terdekat?

Jawaban:

Diketahui: Berat timbangan jagung = 24,48 Kg

Ditanya: Berat jagung jika dibulatkan ke satuan terdekat?

Penyelesaian:

24, 48 kg dibulatkan menjadi 24,5 kg

Jadi, berat jagung setelah dibulatkan adalah 24,5 Kg

Soal 2
Bu Rita membuka usaha kecil. Ia membeli 6.000 kg beras, 1,5 kuintal kedelai dan 1.000 ons daging sapi.

Berapa kilogram berat seluruh barang yang dibeli Bu Rita?

Jawaban:

Diketahui:
Berat beras = 6000 kg

Berat kedelai = 1,5 kuintal = 150 kg

Berat daging = 1000 ons = 100 kg

Ditanya:
Berapa Kg berat seluruhnya?

Penyelesaian:
= Berat beras + berat kedelai + berat daging

= 6000 Kg + 150 Kg + 100 Kg

= 6.250 Kg

Jadi, berat barang bu Rita adalah 6.250 Kg

Soal 3
Sebuah truk tronton mengangkut 4 kuintal beras, 2 ton gula pasir, dan 1.500 kg terigu.

Berapa kg berat muatan truk itu seluruhnya?

Jawaban:

Diketahui:
Berat beras= 4 kuintal = 400 Kg

Berat gula pasir = 2 ton = 2000Kg

Berat terigu = 1500 Kg

Ditanya:
Berat muatan truk seluruhnya?

Penyelesaian:
Berat seluruhnya = berat beras + berat gula pasir + berat terigu

= 400 Kg + 2000 kg + 1500 kg

= 3.900 Kg

Jadi, berat muatan truk adalah 3.900 Kg

*Disclaimer: Kunci jawaban ini hanya digunakan oleh orangtua untuk memandu proses belajar anaknya.

Demikianlah pembahasan soal dan jawaban materi kelas 4-6 SD hari ini.

Selain tayangan tersebut, TVRI juga menghadirkan berbagai tayangan edukasi untuk jenjang pendidikan dari PAUD hingga SMA.

Berikut adalah jadwal lengkap program Belajar dari Rumah TVRI edisi Jumat 2 Oktober 2020:

  • 08.00 – 08.30 WIB: Belajar Konsep Diri (PAUD)
  • 08.30 – 09.00 WIB: Bobo Cat Diary (SD Kelas 1-3)
  • 09.00 – 09.30 WIB: Pengukuran Berat (SD Kelas 4-6)
  • 09.30 – 10.00 WIB: Kain Batik (SMP & sederajat)
  • 10.00 - 10.05 WIB: Bahasa Inggris Leson 23: Apa yang Kamu Inginkan?
  • 10.05 - 10.30 WIB: Vokasi Kini: Menyulap Hasil Bumi jadi Produk Bernilai Tinggi (SMA & sederajat)
  • 10.30 – 11.00 WIB: Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus (Keluarga Indonesia Parenting)

Sekilas Belajar dari Rumah
Seperti diketahui, program Belajar dari Rumah diterapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai alternatif kegiatan pembelajaran selama anak belajar di rumah di masa pandemik Covid-19.

Program ini mulai diterapkan pada 13 April 2020.

Program ini dibuat untuk memastikan bahwa dalam kondisi darurat seperti sekarang ini masyarakat masih bisa mendapatkan kesempatan untuk melakukan pembelajaran di rumah, salah satunya melalui media televisi.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengajak seluruh insan pendidikan di tanah air mengambil hikmah dan pembelajaran dari krisis Covid-19.

Hal itu dia sampaikan dalam pidatonya yang disiarkan secara daring pada 2 Mei 2020.

"Timbulnya empati, timbulnya solidaritas ditengah masyarakat kita pada saat pandemi Covid – 19 ini merupakan suatu pembelajaran yang harus kita kembangkan. Bukan hanya di masa krisis ini, tetapi juga disaat krisis ini telah berlalu," kata Nadiem Anwar Makarim dalam pidatonya.

"Belajar memang tidak selalu mudah, tetapi inilah saatnya kita berinovasi. Saatnya kita melakukan berbagai eksperimen. Inilah saatnya kita mendengarkan dan bangsa yang lebih baik di masa depan," lanjutnya.

Dilansir dari laman Kemdikbud RI, pembelajaran dalam program Belajar dari Rumah ini tidak mengejar ketuntasan kurikulum, tetapi menekankan pada kompetensi literasi dan numerasi.

Selain itu, tujuan lain program ini adalah untuk membangun kelekatan dan ikatan emosional dalam keluarga, khususnya antara orang tua/wali dengan anak, melalui kegiatan-kegiatan yang menyenangkan serta menumbuhkan karakter positif.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved