Pembangunan Pasar Beng Gianyar Terpaksa Dibatalkan, Ini Alasannya
Rencana Pemkab Gianyar membangun Pasar Adat Beng, Kelurahan Beng, Gianyar terpaksa dibatalkan tahun ini
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Rencana Pemkab Gianyar membangun Pasar Adat Beng, Kelurahan Beng, Gianyar, Bali terpaksa dibatalkan tahun ini.
Hal itu dikarenakan anggaran senilai Rp. 4,5 miliar, yang renacana bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pemerintah pusat batal dicairkan.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gianyar, Ni Luh Gede Eka Suary mengatakan, Pasar Adat Beng rencananya dibangun tahun.
Rencana anggarannya bersumber dari dana DAK pemerintah pusat.
• Jalankan Protokol Kesehatan, Tukang Cukur Rambut di Gianyar Ini Cuci Kain 2 Kali Sehari
• Usai Show Tarian Seksi, Pria Ini Dibunuh Lalu Dimutilasi 2 Wanita Muda & Kuras Habis Hartanya
• Staf Juventus Positif COVID-19, Bagaimana dengan Ronaldo?
Namun karena anggaran tersebut terkena refocusing atau dialihkan untuk penanganan pandemi Covid-19, sehingga pembangunannya batal.
"Anggaran untuk pasar Beng dari DAK sebesar 4,5 miliar ini di refocusing sehingga pembangunan pasar pun tahun ini harus batal" ujar Eka, Minggu (4/10/2020).
Namun Eka menegaskan, Bupati Gianyar, Made Mahayastra akan membangun pasar tersebut menggunakan APBD Gianyar tahun 2021.
Namun terkait jumlah anggaran, Eka mengatakan, saat ini masih dikaji.
"Kondisi APBD masih dihitung, dari DED (Detail Engineering Design) perencanaan memerlukan dana sekitar Rp. 6,7 miliar. Nanti kepastiannya setelah final APBD 2021, saat ini masih digodok" ungkapnya. (*).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kepala-dinas-perindustrian-dan-perdagangan-gianyar.jpg)