Breaking News:

Pilkada Serentak

Dapat Dukungan PKS, Jaya-Wibawa Optimis Menang 70 Persen di Pilkada Denpasar

ia memastikan jika terpilih di Pilkada nanti akan membangun Kota Denpasar dengan melibatkan semua elemen masyarakat Kota Denpasar tanpa terkecuali

Tribun Bali/Ragil Armando
Suasana Penyerahan dukungan kepada Jaya-Wibawa oleh Ketua DPD PKS Kota Denpasar, Ilham Ahmad kepada Calon Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa didampingi oleh Ketua DPW PKS Bali, H. Hilmun Nabi’ , dan Ketua Tim Pemenangan Jaya-Wibawa, Ketut Suteja Kumara di di Hotel Grand Shanti, Denpasar, Senin (5/10/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Calon Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa alias Dek Agus mengaku berterima kasih dengan dukungan PKS tersebut.

 Ia mengatakan bahwa dukungan dari PKS tersebut menjadi dorongan besar bagi Jaya-Wibawa untuk memenangkan Pilkada Kota Denpasar pada 9 Desember nanti.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dari PKS, oleh kedua sahabat saya, Pak Ilham dan Pak Hilmun. Sekecil apapun dan sebesar apapun dorongan dan dukungan masyarakat di Kota Denpasar kami dengan motto kami Vasudhaiva Kutumbakam, kita semua bersaudara, konsep yang lebih rinci lagi menyama-braya, dan konsep yang kecil lagi itu gotong-royong,” katanya usai penyerahan dukungan kepada Jaya-Wibawa oleh PKS Kota Denpasar, di Hotel Grand Shanti, Denpasar, Senin (5/10/2020).

Bahkan, ia memastikan jika terpilih di Pilkada nanti akan membangun Kota Denpasar dengan melibatkan semua elemen masyarakat Kota Denpasar tanpa terkecuali.

Boyamin Saiman Ngaku Terima 100 Ribu Dolar Singapura Lalu Diserahkan ke KPK, Pemberi Selipkan di Tas

Putuskan Berkoalisi dengan PDIP Dukung Jaya-Wibawa di Pilkada Denpasar, Ini Alasan PKS

Terlibat Kecelakaan dengan Dagang Sate di Klungkung, Jro Mangku Meninggal Alami Cedera Kepala Berat

 Ia mengakui bahwa Kota Denpasar sendiri memiliki kekhasan jika dibandingkan dengan kabupaten/kota lainnya di Bali.

“Kami akan membangun Kota Denpasar, Astungkara di 9 Desember nanti kami mampu memenangkan, kita akan bahu-membahu membangun Kota Denpasar dengan konsep menyama-braya nanti,” paparnya.

Pasalnya, Kota Denpasar sendiri memiliki heterogenitas yang majemuk dengan budaya Bali yang masih cukup kental.

“Begini, yang pasti penerjemahan konsep kami ini di sana jelas basis kita adalah mengutamakan budaya, pengembangan budaya dan kami akan segera berkomunikasi, dan kami sadar sekali bahwa masyarakat di Kota Denpasar ini heterogen, semua lini akan kita gerakkan untuk membangun Kota Denpasar,” paparnya.

Mengenai ketidakhadiran sosok Calon Walikota, IGN Jayanegara alias Gung Jaya dalam penyerahan rekomendasi dukungan tersebut.

Dek Agus mengaku bahwa sang tandem sedang melaksakan upacara adat yang tidak bisa ditinggalkannya dan mendelegasikan kepada dirinya untuk menerima rekomendasi tersebut.

“Yang pertama mohon maaf dulu, Pak Jayanegara sedianya ingin hadir, tapi ada upacara adat yang tidak bisa ditinggalkan oleh beliau, untuk paslon Jaya-Wibawa saya sendiri yang mewakili paslon bersama ketua tim pemenangan,” akunya.

Di sisi lain, Ketua Tim Pemenangan Jaya-Wibawa, Ketut Suteja Kumara alias SUKU mengatakan dukungan PKS ke Jaya-Wibawa menjadikan pihaknya semakin bersemangat menatap Pilkada Kota Denpasar.

 “Jadi dengan jelas bergabungnya PKS ke kepada kami ini injeksi vitamin yang baik di masa pandemi begini, jadi kami di tim kampanye semakin bersemangat,” katanya.

Saat disinggung mengenai target kemenangan sendiri, ia berharap dengan mesin PKS yang merapat ke Jaya-Wibawa membuat prosentase kemenangan di Pilkada meningkat menjadi 70 persen.

Pengaruh Alkohol, Pria Asal Malang Meninggal Setelah Alami Kecelakaan di Jalan Dewata Denpasar

7 Pertanyaan Terkait Corona dan Jawabannya, Apakah Saya Terinfeksi Covid-19 atau Flu?

Bali Memasuki Peralihan Musim, BMKG : Waspada Potensi Cuaca Ekstrem, Banjir Hingga Tanah Longsor

“Terkait dengan capaian nanti, target yang jelas harapan yang maksimal dan terbaik, doakan kami, dukung kami, membangun Kota Denpasar bersama Jaya-Wibawa. Kami di kisaran 70 persen, tetapi kan tidak bisa dilepaskan antusiasme masyarakat kepada Jaya-Wibawa. Karena masyarakat sudah bisa menilai siapa yang terbaik,” akunya. (*)

Penulis: Ragil Armando
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved