Prof Suryani Prihatin, Sudah 6 Hari Warga Denpasar Timur Kesulitan Air Gara-gara Proyek Drainase
pipa milik Perumda Tirta Sewaka Dharma atau PDAM Kota Denpasar di Jalan WR Supratman bocor dan pecah terkena alat berat saat perbaikan proyek drainase
Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara | Editor: Komang Agus Ruspawan
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Erwin Widyaswara
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sudah hampir enam hari warga yang tinggal di kawasan Denpasar Timur kesulitan air untuk kebutuhan sehari-hari.
Penyebabnya, pipa milik Perumda Tirta Sewaka Dharma atau PDAM Kota Denpasar di Jalan WR Supratman bocor dan pecah terkena alat berat saat perbaikan proyek drainase oleh PUPR pusat.
Gangguan ini sudah terjadi sejak 3 Oktober 2020. Dan, hingga Jumat (9/10/2020) sore, persoalan gangguan pipa ini belum juga tuntas.
Seorang warga di Jalan Ganda Pura, Denpasar Timur, Prof Dr LK Suryani, prihatin dengan kondisi warga di sekitarnya yang kesulitan mendapatkan air untuk mandi dan memasak.
"Saya lihat banyak warga sekitar rumah saya harus antre mendapatkan air tangki. Saya kasihan saja lihatnya, mereka tidak dapat air sejak tanggal 3 Oktober lalu," kata pendiri Suryani Institute itu kepada Tribun Bali.
Bahkan, air PDAM di rumah tinggalnya di Jalan Ganda Pura pun ikut macet akibat pipa bocor tersebut.
"Tapi saya punya sumur, jadi masih bisa, yang saya kasihani mereka yang tidak punya sumur harus menunggu air tangki datang untuk mendapatkan air. Ada juga warga yang terpaksa beli air galon," kata Suryani.
Suryani berharap pemerintah segera memperbaiki pipa PDAM yang bocor tersebut sehingga masyarakat tidak perlu lagi membeli air isi ulang untuk mandi atau memasak.
Apalagi situasi sekarang masyarakat sedang kesulitan ekonomi akibat pandemi Covid-19.
Rusaknya pipa PDAM di Jl WR Supratman tak hanya terdampak ke warga di Jalan Ganda Pura.
Gangguan air juga dirasakan warga di Jalan Soka, Jalan WR Supratman, Tohpati, Jalan Bakung, Jalan Gemitir, Jalan Bypass IB Bagus Mantra, Jalan Pucuk, Sekar Wangi, Tangtu, dan sekitarnya.
Hampir setiap hari mobil tangki dari Kementerian PUPR menyalurkan air secara gratis kepada warga Denpasar Timur yang terdampak atas proyek yang mereka jalani.
Diberitakan sebelumnya, Kasubag Humas Perumda Tirta Sewaka Dharma Kota Denpasar, I Ketut Jombang Suhendra, mengatakan gangguan ini terjadi sejak empat hari sebelumnya.
“Iya gangguan air itu benar, sudah sejak empat hari yang lalu. Ini dampak dari perbaikan proyek PUPR yang membuat drainase,” kata Jombang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/antre-air-tangki.jpg)