Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Ini Pengakuan Adik Mantan Wali Kota Serang Tanam Ganja di Polybag, Dikenal Ahli Peracik Pupuk Durian

Jangan pernah nekat untuk menanam pohon ganja jika tak ingin berurusan dengan aparat penegak hukum.

Tayang:
Editor: Ady Sucipto
KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA
Petugas BNN Kota Tasikmalaya, menunjukkan hasil bibit budidaya ganja dan 45 batang pohon ganja yang tertanam di polybag saat penggerebekan rumah di Kampung Cisirah, Desa Cibahayu, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (20/10/2020) kemarin 

TRIBUN-BALI.COM - Jangan pernah nekat untuk menanam pohon ganja jika tak ingin berurusan dengan aparat penegak hukum. 

Baru-baru ini adik mantan Wali Kota Serang Bunyamin, bernama Muslim (50) terpaksa dicokok kepolisian lantaran tertangkap menanam 45 pohon ganja pada Selasa (20/10/2020). 

Muslim (50) adik kandung mantan Wali Kota Serang Bunyamin diamankan polisi karena menanam 45 pohon ganja pada Selasa (20/10/2020).

Ia memanam puluhan pohon ganja tersebut di rumah orangtuanya di Kampung Cisirih, Desa Cibahayu, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya.

Rumah tersebut adalah rumah masa kecil Muslim dan keluarganya.

Muslim dikenal sebagai ahli pupuk untuk tanaman durian dan mengurus ayam jago aduan.

Di rumah tersebut Muslim juga menggunakan tanaman ganja sebagai penelitian budidaya racikan pupuk organik miliknya.

Sementara hasil panen ganja akan ia pakai sendiri dan dijual di rekan-rekannya di lapak adu ayam jago di sekitar Tasikmalaya Utara.

Konsumsi ganja sejak remaja

Kepada Kompas.com, Muslim bercerita jika ia sudah mengkonsumsi ganja sejak masih remaja.

Kala itu ia masih tinggal di Tangerang bersama sang kakak, Bunyami dan keluarga besarnya.

Sang kakak, mantan wali kota Serang meninggal dunia pada tahun 2011 lalu.

Muslim kemudian bercerai dengan sang istri dan memilih pulang ke Tasikmalaya dan tinggal di rumah peninggalan orang tuanya.

Hingga ia diciduk karena kedapatan membudidayakan pohon ganja.

"Saya memang lama tinggal di Tanggerang. Saya bersama keluarga besar dibawa oleh Kakak. Saya cerai dengan istri di sana, dan memilih kembali ke Tasikmalaya, ke rumah ini. Saya ada anak punya 1 dan sekarang belajar di pesantren," tambah Muslim.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved