Komunitas Eco Enzyme Gelar Acara Pembersihan Aliran Sungai Subagan di Karangasem
Kegiatan ini dilaksanakan di sekitar aliran Sungai Subagan, Desa Tumbu, Kecamatan/Kabupten Karangasem.
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN BALI.COM, AMLAPURA - Komunitas Eco Enzyme Kabupaten Karangasem menggelar kegiatan pembersihan air sungai dengan menuangkan cairan Eco Enzyme, Sabtu (24/10/2020) pagi.
Kegiatan ini dilaksanakan di sekitar aliran Sungai Subagan, Desa Tumbu, Kecamatan/Kabupten Karangasem.
Sekretaris Komunitas Eco Enzyme, Wayan Suartawa, mengatakan, kegiatan pembersihan aliran sungai dalam rangka memperingati 1 tahun berdirinya Eco Enzyme Nusantara yang jatuh tanggal 20 Oktober 2020.
Sungai Subagan dipilih karena sering dijadikan pembuangan limbah /bekas air ikan.
Baca juga: 6 Manfaat Buah Naga untuk Kesehatan, Turunkan Kadar Gula Dalam Tubuh hingga Tingkatkan Sistem Imun
Baca juga: Ketua Satgas Doni Monardo Buka Peluang Wartawan Termasuk Kelompok Pertama Dapatkan Vaksin Covid-19
Baca juga: Macet Total di Jalan Raya Jayanti, Warga Baring di Kolong Mobil Raih Ular Sanca
"Kegiatan ini juga bertujuan membersihkan aliran air sungai. Disamping itu, kita juga mengedukasi masyarakat setempat untuk tidak membuang sampah di sungai serta mengolah sampah organik rumah tangga jadi Eco Enzyme / cairan bermanfaat,"kata Suartawa.
Cairan Eco Enzyme yang dituangkaan ke sungai sebanyak 50 liter donasi dari anggota komunitas.
Kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan tiap minggu.
Komunitas juga memberikan edukasi dan cara mengolah serta manfaat Eco Enzyme.
Kegiatan ini dihadiri koordinator & anggota komunitas Eco Enzyme.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/komunitas-eco-enzyme-kabupaten-karangasem-menggelar-kegiatan-pembersihan-air.jpg)