Breaking News
Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Penanganan Covid

Pembelajaran Tatap Muka di Nusa Penida Ditunda, Ini Alasannya

Rencana penerapan sekolah tatap muka di wilayah Kecamatan Nusa Penida harus ditunda

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Kadis Pendidikan Klungkung I Gde Dewa Dharmawan. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Penyebaran Covid-19 yang masih terjadi di Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Bali membuat rencana penerapan sekolah tatap muka di wilayah kepulauan tersebut harus ditunda.

Padahal sebelumnya sudah ada 68 sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK di Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Bali lolos simulasi internal sebagai syarat untuk mengikuti pembelajaran tatap muka.

Kepala Dinas Pendidikan Klungkung, I Dewa Gde Darmawan mengatakan, pembelajaran tatap muka di Nusa Penida belum bisa dilaksanakan.

Mengingat angka Covid-19 di Kecamatan Nusa Penida, khususnya pulau Nusa Gede masih terus terjadi.

Baca juga: Tes Kepribadian: Singa, Elang atau Monyet? Hewan Pertama yang Dilihat di Gambar Ungkap Kepribadianmu

Baca juga: Bukan Cuma Bisnis, Ini Bukti Indra Priawan Tajir

Baca juga: BREAKING NEWS - Liga 1 Resmi Alami Penundaan Hingga Februari 2021

Padahal untuk dua pulau lainnya yakni Nusa Ceningan dan Nusa Lembongan, kasus Covid-19 masih terkendali.

Berdasarkan data Satgas Penanggulangan Covid-19 Klungkung, Kamis (29/10/2020), angka kasus Covid-19 di Nusa Penida mencapai 53 orang, dalam perawatan 19 orang, dan sembuh 34 orang.

Sebagian besar kasus itu terjadi di Pulau Nusa Gede.

Sementara di Pulau Lembongan dan Ceningan hanya ada satu pasien yang terkonfirmasi dan sudah sembuh.

"Kami terus koordinasi dengan Satgas Covid-19, dan lihat perkembangan selanjutnya di Kecamatan Nusa Penida untuk menentukan langkah selanjutnya dalam proses pembelajaran. Mengingat Kecamatan Nusa Penida, merupakan wilayah kepulauan dan ada pulau yang tidak terpapar Covid-19, " ujar Dewa Gde Dharmawan.

Padahal sebelumnya sekolah tatap muka sudah direncanakan dimulai di Kecamatan Nusa Penida.

Simulasi internal yang sudah dilakukan sejak Agustus 2020 berupa simulasi pembelajaran dengan standar protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Sudah ada 68 sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK di Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, lolos simulasi internal sebagai syarat untuk mengikuti pembelajaran tatap muka," jelasnya.

Dengan kondisi tersebut, saat ini pembelajaran di Nusa Penida masih menggunakan sistem dalam jaringan (daring).

Diakuinya, selama ini kendala yang dihadapi dalam pembelajaran daring di Nusa Penida, yakni sejumlah lokasi signal masih lelet.

Hal itu sudah bisa diatasi dengan memanfaatkan wifi yang terpasang di kantor desa setempat.

"Yang penting pembelajaran bisa tetap berjalan," ungkap Dewa Darmawan. (*).

Catatan Redaksi: Mari cegah dan perangi persebaran Covid-19. Tribun Bali mengajak seluruh Tribunners untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat Pesan Ibu: Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga Jarak

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved