Kendarai Motor Tak Standar, Putu Mahendra Tewas Mengenaskan Setelah Tabrak Tembok Warga di Gianyar

Kecelakaan tragis dialami, I Putu Mahendra (16) asal Banjar Siladan, Desa Siangan, Gianyar, Minggu (1/11/2020).

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ady Sucipto
dok/ist
Kecelakaan tragis dialami, I Putu Mahendra (16) asal Banjar Siladan, Desa Siangan, Gianyar, Minggu (1/11/2020). 

“Kendaraan yang dikendarai sudah dimodif dengan stang pengereman tidak standar. Ban depan dan belakang gundul, diduga sebagai penyebab tidak berfungsi kendaraan dengan baik,” ungkapnya.

Hal yang paling memprihatinkan, kata dia, korban ini masih berstatus di bawah umur.

Karena itu, korban tidak mengetahui standar berkendara yang baik, yakni memakai helm dan kondisi kendaraan standar.

"Korban berstatus di bawah umur yaitu 16 tahun bahkan tanpa sim. Hal itu diduga korban belum memiliki kompetensi mengemudi. Terlebih korban tidak menggunakan helm juga diduga menjadi penyebab fatalitas luka pada korban," tandasnya.

Kasatlantas Polres Gianyar, AKP Laksmi Triana Dewi menyayangkan insiden kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan tewasnya anak di bawah umur.

Pihaknya pun meminta pada orang tua dan masyarakat agar menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran.

Di mana orang tua harus melarang anak di bawah umur mengendarai kendaraan.

Sebab dalam usia tersebut, selain mereka tidak memiliki SIM atau kompetensi berkendara, jiwa mereka juga masih labil sehingga rawan terjadi hal yang tidak diinginkan.

Selama ini, kata dia, banyak orang tua beralasan memberikan sepeda motor pada anak di bawah umur, karena mereka tidak bisa antar jemput anaknya setiap waktu.

AKP Laksmi menilai bukan sebagai suatu alasan. Dimana hal ini seharusnya menjadi tantangan orang tua yang harus dicari jalan keluarnya.

Misalnya, hanya memberikan anak-anak keluar rumah ketika ada hal yang penting, dan itupun harus diawasi atau diantar jemput orang tua.

"Jauhkan anak-anak dari bahaya dengan cara tidak membiarkan mereka mengendarai kendaraan sebelum waktunya. Hal ini juga demi kepentingan bersama," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved