Pedoman Gizi Seimbang 1.000 Hari Pertama Kehidupan, Untuk Ibu dan Bayi
dr. Vera Nirmala, Sp.OG mengatakan nutrisi sangat diperlukan bagi si ibu dan janin untuk perkembangan
Penulis: Noviana Windri | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Memenuhi nutrisi bagi ibu hamil mulai hari pertama kehamilan sampai akhir masa menyusui sangatlah penting.
Dokter spesialis kandungan, dr. Vera Nirmala, Sp.OG mengatakan, untuk 1.000 hari pertama kehidupan mulai dari masa konsepsi hingga bayi berusia 2 tahun, nutrisi sangat diperlukan bagi si ibu dan janin untuk perkembangan.
Disinilah, masa emas perkembangan bayi.
Sebab, kekurangan yang terjadi di masa lampau tidak bisa diperbaiki di masa sekarang.
Baca juga: Serangkaian Denfest Denpasar Gelar Produk Industri dan Perdagangan
Baca juga: Diberi Pinjaman Rp 2,5 Triliun, Pemprov Bakal Bangun Pusat Kebudayaan Bali Gunakan Dana PEN
Baca juga: Gunakan Mobil Calling, GTPP Covid-19 Denpasar Sosialisasi Prokes di Wilayah dengan Kasus Tinggi
"Nutrisi pada ibu hamil sangat penting untuk perkembangan bayi sempurna. Karena apabila tidak mencukupi kemungkinan untuk terjadinya berat badan lahir rendah ataupun cacat akibat kekurangan nutrisi itu bisa terjadi," jelas dr. Vera Nirmala, Sp.OG dalam webinar 'Perkembangan Janin dari Waktu ke Waktu', Selasa (3/11/2020).
Ia menyarankan, bagi calon ibu yang merencanakan kehamilan (sejak masa menstruasi) hingga terjadinya kehamilan, persalinan, dan hingga bayi berusia 1.000 hari harus memperhatikan asupan makanan dan nutrisi.
Sebab, seorang anak dibentuk oleh tiga faktor utama yaitu 30 % faktor nutrisi, 30 % faktor lingkungan, 30 % faktor genetik, dan 10 % faktor lainnya.
"Kita harus memaksimalkan faktor nutrisi. Kita harus melengkapi bayi dan anak kita dengan nutrisi yang seimbang dan lengkap. Tiap ibu hamil biasanya punya target makan ini itu. Tetapi kenyataannya itu jarang bisa tercukupi semuanya," ujarnya.
Berikut pedoman gizi seimbang 1.000 hari pertama kehidupan yang dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.
Untuk ibu hamil
1. Karbohidrat (600 gr/hari)
2. Protein (140-200 gr/hari)
3. Lemak (200 gr/hari)
4. Zat besi (26-35 mg/hari)
5. Asam folat (600 mcg/hari)
6. Kalsium (130 mg/hari)
7. Iodium (220 mcg/hari)
Bayi lahir
Dianjurkan memberikan asi eksklusif sampai 6 bulan
Saat MPASI
Dianjurkan memberikan asi eksklusif dan MPASI (6-24 bulan)
1. Makanan lumat: sayuran, daging/ikan/telur yang dilumatkan
2. Makanan lembek: bubur nasi, bubur kacang hijau
3. Makanan keluarga: nasi, lauk pauk, sayur, buah
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-bayi-lahap-menyantap-mpasi.jpg)