Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Indonesia Incar Tuan Rumah Olimpiade 2032, Ini Permintaan Jokowi ke Panitia

Jadi tuan rumah Olimpiade bukan gagah-gagahan, tapi salah satu cara meningkatkan citra.

Tayang:
Editor: Kander Turnip
Pixabay
Ilustrasi foto olimpiade - 

Ketua National Olympic Committee (NOC) Indonesia, Raja Sapta Oktohari menegaskan bahwa Presiden Jokowi menginginkan Indonesia harus bisa menang bidding dan menjadi penyelenggara Olimpiade 2032.

Menyoal pembentukan komite khusus bidding Olimpiade 2032, Okto mengatakan perintah Presiden bahwa hal-hal terkait akan dibahas dalam rapat koordinasi lanjutan di antara stakeholder olahraga Indonesia dan kementerian terkait.

"Komite khusus ini yang bertanggung jawab memenangkan proses bidding, jadi untuk untuk diketahui tugas Komite ini adalah untuk memenangkan Indonesia sebagai tuan rumah Olimpiade dan Paralimpiade 2032. Nanti kita akan kaji dan kita akan diskusi dengan para stakeholder dari kementerian dan lembaga terkait," jelas Okto.

"Harapannya dalam waktu dekat bisa segera terbentuk agar kita bisa segera melakukan langkah-langkah yang konkret untuk memenangkan Indonesia sebagai tuan rumah Olimpiade maupun Paralimpiade 2032," imbuhnya.

Terkait legalitas Komite khusus bidding Olimpiade 2032, Okto memastikan akan dilengkapi dengan perangkat hukum berupa Surat Keputusan (SK) Presiden.

Sebab komite khusus ini juga akan bertanggung jawab untuk mengurus pengajuan permohonan dan anggaran yang segera disusun.

"Untuk persiapan bidding ini membutuhkan anggaran tahun jamak. Bahwa tiga tahun ke depan kita butuh dukungan pemerintah yang sifatnya konsultasi. Tadi kami juga mendapatkan dukungan langsung dari Bapak Presiden dan juga Menteri Keuangan yang setelah ini tentunya kita akan duduk bersama untuk membahas lebih lanjut," ujarnya.

Meski Indonesia terdampak Covid-19 khususnya dari sisi ekonomi, namun Okto optimistis kondisi ekonomi Indonesia akan stabil dan membaik.

"Kita cukup confident dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia kita bisa jadi tuan rumah Olimpiade maupun Paralimpiade yang terbaik," ungkap Okto.

Untuk memantapkan langkah Indonesia memenangkan bidding Olimpiade 2032, dalam waktu dekat NOC Indonesia akan berkunjung ke markas Komite Olimpiade Internasional (IOC) di Laussane, Swiss.

Menurut Okto, jika memungkinkan Presiden Jokowi juga akan datang langsung ke kantor IOC.

"Kami mohon kepada Bapak Presiden agar bisa berkunjung ke kantor IOC di Lausanne, Swiss, dan Presiden setuju dan itu akan sangat membantu proses pencalonan kita sebagai tuan rumah Olimpiade dan Paralimpiade 2032," kata Okto.

"Presiden ini kan membawa harkat dan martabat bangsa dalam setiap kunjungannya. Jadi setelah finalisasi dan pasti kita menang bidding, baru Presiden akan berkunjung ke IOC," ujarnya.

Bila Indonesia diberi kepercayaan sebagai tuan rumah Olimpiade 2032, maka akan terukir sejarah baru dunia olahraga.

"Yaitu untuk pertama kalinya Olimpiade diadakan di Asia Tenggara. Mudah-mudahan kita bisa mendapatkan semua kepercayaan yang dimaksud dan kami memohon dukungan seluruh masyarakat Indonesia untuk berjuang bersama kita dan membuktikan bahwa Indonesia juga mampu menjadi tuan rumah Olimpiade dan Paralimpiade 2032," jelas Okto. (tribun network/fik/yud/dod)

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved