Breaking News:

PSBB Transisi Jakarta Diperpanjang Lagi hingga 22 November, Ini Penjelasan Gubernur Anies

Perpanjangan PSBB Masa Transisi ini berdasarkan Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 1100 Tahun 2020.

Editor: Wema Satya Dinata
Dokumentasi Pemprov DKI Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama wakilnya, Achmad Riza Patria, dalam konferensi pers 

TRIBUN-BALI.COM - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Provinsi DKI Jakarta kembali diperpanjang mulai besok 9 November hingga 22 November 2020.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyebut bahwa PSBB Masa Transisi menuju masyarakat sehat, aman, dan produktif ini sebagai antisipasi lonjakan kasus covid-19.

Perpanjangan PSBB Masa Transisi ini berdasarkan Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 1100 Tahun 2020.

"Seperti kita ketahui bersama, Pemprov DKI Jakarta dapat menerapkan kebijakan rem darurat (emergency brake policy) bila terjadi kenaikan kasus secara signifikan atau tingkat penularan yang mengkhawatirkan, sehingga membahayakan pelayanan sistem kesehatan," kata Gubernur Anies dalam siaran persnya Minggu (8/11/2020).

Baca juga: Pelatih dan Pemain Bali United Perkuat Tim Celuk Lingsir Gianyar

Baca juga: Diundang Tim Lokal Bali, Pemain Bali United Brwa Nouri Nyatakan Siap Gabung dan Ikut Bermain

Baca juga: Arti Mimpi Melihat Dompet Pertanda Terjebak Pada Masa Lalu dan Kehilangan Rezeki

"Menurut Anies, berdasarkan data-data epidemiologis selama penerapan PSBB Masa Transisi kali ini, kondisi wabah COVID-19 DKI Jakarta lebih terkendali dan menuju kategori aman," tambahnya.

Namun, lanjutnya, justru sekarang harus makin waspada, jangan sampai karena melihat kondisi penularan melambat lalu jadi tidak disiplin.

"Ingat, masih terjadi penularan meskipun melambat. Jadi, harus tetap disiplin protokol kesehatan khususnya 3M," katanya.

Pemprov DKI Jakarta mencatat penurunan signifikan dari kasus aktif sebesar 55,5% selama 14 hari terakhir yaitu 12.481 pada 24 Oktober menjadi 8.026 pada 7 November 2020.

Tingkat kesembuhan juga semakin menunjukkan tren perbaikan dengan 90,7% pada 7 November 2020, sedangkan pada setiap dua pekan sebelumnya berada di angka 78,9% (26/9); 82,3% (10/10); dan 85,4% (24/10).

Di sisi lain, tingkat kematian juga cenderung stabil di angka 2,1% pada 7 November dan 24 Oktober 2020.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved