Breaking News:

Pemprov Bali Lakukan Kampanye Bali Kembali di Media Sosial, Apa Artinya?

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali saat ini nampak menggencarkan kampanye "Bali Kembali" di media sosial.

Dokumentasi Pemprov Bali
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali saat ini nampak menggencarkan kampanye "Bali Kembali" di media sosial.

Pantauan Tribun Bali, ditemukan bahwa kampanye ini digencarkan oleh sejumlah para pegawai di lingkungan Pemprov Bali.

Dikonfirmasi mengenai adanya kampanye tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali, Dewa Made Indra mengatakan, kampanye "Bali Kembali" dimaksudkan kembali kepada kondisi sebelum pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Baca juga: Uang Rp 451 Juta Milik Kantor Ludes, Pria NTT Ini Harus Mendekam di Polsek Kuta

Baca juga: AWK Minta Maaf Via Instagram, Ketua PHDI Bali: Ucapan Harus Direalisasikan dengan Wujud Perilaku

Baca juga: 2 Tokoh Kunci di KAMI Ini Diungkap Ahmad Yani Tak Akan Gabung ke Partai Masyumi

"Ini kan harus kita gencarkan, ya karena kondisi sekarang akibat pandemi maka kita serius dulu tangani pandemi-nya," kata Dewa Indra saat ditemui awak media seusai mengikuti rapat paripurna DPRD Bali, Senin (9/11/2020).

Sekda Dewa Indra menegaskan, bahwa jika pandemi Covid-19 bisa tertangani dengan baik maka perekonomian masyarakat juga pasti akan mengikuti.

"Karena terpuruknya perekonomian kan karena pandemi. Pengertian "Kembali" itu adalah kembali bisa mengatasi pandemi dengan baik sehingga perekonomian bisa terbuka dengan baik. Itu terus dikampanyekan," tegasnya. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved