Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Cara Simpan Beras Supaya Tidak Berkutu dan Biar Tetap Awet

Kutu beras ini bisa berasal dari awal saat dibeli jadi pastikan untuk membeli beras dengan cermat.

Tayang:
Editor: Wema Satya Dinata
Facebook Grup BPOM Berkarya
Ilustrasi beras. 

TRIBUN-BALI.COM - Beras berkutu menjadi masalah umum dan sering dialami saat menyimpan beras dalam waktu yang lama.

Maka dari itu perlu cara menyimpan yang baik dan tepat untuk mencegah beras berkutu.

Kutu beras ini bisa berasal dari awal saat dibeli jadi pastikan untuk membeli beras dengan cermat.

Jika beras sudah telanjur berkutu buang terlebih dahulu kutu sebelum beras disimpan.

Baca juga: BLT Pekerja Tahap 2 Cair, Berikut Jadwal Transfer Gelombang 2 di Rekening BCA dan Bank Swasta Lain

Baca juga: Banyak Diminati pada Seleksi CPNS 2019, Ini Besaran Gaji dan Tunjangan Kinerja PNS Kemenkumham

Baca juga: Video Perselingkuhan Dokter dan Bidan Beredar, Mantan Suami Bidan AY: Rumah Tangga Saya Hancur

Berikut ini cara simpan beras agar tidak berkutu dari Live Strong.

1. Periksa beras saat beli

Sebelum menyimpan beras, pastikan bahwa beras bersih dari kutu terlebih dahulu.

Buang kutu yang telanjur ada di beras dan buang biji-biji beras yang rusak akibat kutu.

2. Simpan beras dalam wadah tertutup rapat

Simpan beras dalam wadah bertutup yang terbuat dari logam, plastik atau kaca yang kokoh.

 Kutu dapat menggerogoti kantong plastik dan kotak kardus yang tidak kokoh.

Bahan wadah penyimpanan yang tidak kokoh ini tidak aman untuk menghindari serangan kutu dari luar.

Selain itu, simpan beras dalam kulkas minimal satu minggu atau sampai sebelum pemakaian.

Tujuannya agar kutu, telur, maupun larva yang mungkin ada di dalamnya bisa mati.

3. Bersihkan area penyimpanan beras

Bersihkan rak dapur atau area sekitar tempat penyimpanan beras secara rutin.

Bersihkan area tersebut dengan pembersih yang mencemari beras.

Baca juga: Connor McGregor Disebut Gila Memilih Lawan Pemenang Seperti Manny Pacquiao

Baca juga: Jelang Pernikahan Putri Habib Rizieq, Najwa Shihab, Satu Jalur Jalan KS Tubun Mulai Ditutup

Baca juga: 4 Zodiak Ini Terkenal Tidak Romantis Tapi Cintanya Sangat Tulus

 Kenapa kutu suka beras?

Kutu menginfeksi beras dan biji-bijian lain secara rutin karena mereka menggunakan beras untuk memberi nutrisi dan menyimpan telur.

Biji-bijian seperti beras merupakan tempat bertelur kutu betina.

 Satu kutu betina bisa menghasilkan sampai 254 telur setiap bertelur.

Inti beras merupakan sumber nutrisi bagi telur selama beberapa bulan, kemudian mereka akan menetas.

Kemudian siklus berulang, kutu dewasa mencari pasangan, bertelur dan mencari beras baru yang digunakan sebagai tempat simpan telur.

Cara bunuh kutu beras

Apabila beras telanjur terinfeksi kutu dan jumlahnya cukup banyak, kamu dapat membuang beras tersebut.

 Namun, apabila merasa sayang atau beras masih bisa diselamatkan, kamu dapat membunuh kutu.

Terdapat dua cara yaitu membekukan atau memanaskannya.

Bekukan beras pada suhu -18 derajat celsius selama 3 hari.

Alternatifnya, panaskan beras pada suhu 60 derajat celsius selama 1-2 jam.

Namun, pastikan bahwa beras tidak akan terbakar.

Sebelum memakai beras, jangan lupa untuk mencucinya terlebih dahulu.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cara Simpan Beras agar Tidak Berkutu, Biar Awet",

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved