Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

BI Minta Perbankan Turunkan Bunga Kredit, Ini Tanggapan Bankir

Gubernur BI Perry Warjiyo mengharapkan agar perbankan segera menurunkan suku bunga kreditnya.

Editor: Wema Satya Dinata
Kompas.com
ilustrasi bank 

TRIBUN-BALI.COM - Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) ke 3,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) periode November 2020.

Dengan tren suku bunga yang rendah ini, Gubernur BI Perry Warjiyo mengharapkan agar perbankan segera menurunkan suku bunga kreditnya.

“Kami tidak segan-segannya mengharapkan agar perbankan untuk menurunkan suku bunga kredit.

Sehingga ini bisa mendorong pemulihan ekonomi. Dan kami ingin sampaikan bahwa perbaikan ekonomi berlanjut,” ujar Perry, Kamis (19/11/2020).

Baca juga: Anggota Dewan Nilai Pemprov Bali Kurang Memberi Perhatian pada Infrastruktur Pariwisata Nusa Penida

Baca juga: Cok Ace Sebut Pemulihan Ekonomi Mulai Tampak, Tingkat Hunian Hotel Naik hingga 30 Persen

Baca juga: Reaksi Zodiak Saat Hadapi Patah Hati, Leo Tutupi dengan Cara Mengesankan, Capricorn Tak Pikir Lama

Menurut bank sentral, penyebab utama masih belum menyusutnya bunga kredit diakibatkan oleh persepsi risiko kredit oleh perbankan.

Wajar, perbankan memang menilai selama pandemi potensi risiko kredit gagal bayar bakal meninggi.

Apalagi di masa seperti sekarang, perbankan memang disibukkan dengan penerapan program restrukturisasi kredit.

 Tentu hal ini membuat bank tidak bisa seketika menginjak gas untuk ekspansi kredit.

Sebab, ada banyak pencadangan yang perlu disisihkan bank untuk menghindari risiko melonjaknya kredit bermasalah.

Menanggapi hal itu, Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja secara singkat mengatakan, sebenarnya keputusan bank sentral ini sudah diramal.

"Sudah diperkirakan," kata dia.

Ini artinya, perbankan dalam beberapa periode ke depan bakal merespon kebijakan tersebut.

Namun, Jahja tidak menyebut seperti apa tren bunga kredit ke depan.

Agak berbeda, Direktur Utama PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) Daniel Budirahayu memandang, keputusan BI untuk memangkas bunga acuan sebenarnya di luar ekspektasi pasar, termasuk industri perbankan.

Baca juga: Cek Penerima BLT Guru Honorer Rp 1,8 Juta, LOGIN info.gtk.kemdikbud.go.id, Ini Syarat Pencairannya

Baca juga: Rentan Jatuh Miskin, 3 Zodiak Ini Paling Tak Bisa Kelola Uang, Sagitarius Tidak Bisa Menabung

Baca juga: Ini 5 Arti Mimpi Menikah Yang Perlu Kamu Ketahui, Bagaimana Jika Menikah Dengan Sahabat?

Meski begitu, ada banyak sinyal positif yang bisa diraih dengan adanya penurunan bunga acuan.

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved