Pilkada Serentak

Hak Pilih Pasien Covid-19 Terancam Hilang, KPU Belum Miliki Juknis

Coblosan Pilkada Serentak 2020 masih akan berlangsung di masa pandemi Covid-19. Namun persoalan mengenai hak pilih bagi para pasien Covid-19

Tribun Bali/Ragil Armando
Ketua KPU Kota Denpasar, Wayan Arsa Jaya 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Coblosan Pilkada Serentak 2020 masih akan berlangsung di masa pandemi Covid-19.

Namun persoalan mengenai hak pilih bagi para pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah masih belum jelas.

Bahkan, mereka terancam tidak mendapatkan hak pilihnya pada coblosan 9 Desember 2020 mendatang.

Ketua KPU Kota Denpasar, Wayan Arsa Jaya mengaku bahwa pihaknya belum bisa memastikan terkait hak pilih para pemilih yang sedang menjalani isolasi mandiri tersebut.

"Kalau yang di rumah, isolasi mandiri kami belum tahu, karena belum ada juknis-nya untuk yang di rumah," katanya, Jumat (20/11/2020).

Baca juga: Update Covid-19 di Bali 20 November 2020: Positif 61 Orang, Sembuh 54 Orang, Meninggal 2 Orang

Baca juga: Jelang Kampanye Paslon di Media, Bawaslu Ingatkan Media Taati Aturan

Baca juga: Kluster Petamburan dan Mega Mendung Cetak 27 Pasien Positif Covid

Terkait dengan pasien yang sedang menjalani isolasi di rumah sakit, pihaknya juga menegaskan bahwa pihaknya juga tidak menyediakan tempat khusus bagi para pasien Covid-19 untuk melakukan coblosan.

Sebagai gantinya, KPU akan bekerja sama dengan pihak rumah sakit untuk mendatangi ruang isolasi.

"Kalau yang bersangkutan dirawat di rumah sakit. Nanti akan ada pelayanan pemilih yang di rumah sakit. Jadi dilayani oleh KPPS terdekat bekerja sama dengan petugas rumah sakit yang akan membantu proses itu," papar Arsa Jaya.

Petugas yang nantinya melayani akan menggunakan hazmat atau APD lengkap.

Baca juga: Jembrana Masuk Zona Kuning Covid-19, Satgas Berharap Warga Selalu Taati Protokol Kesehatan

Baca juga: Lagi, K3S Denpasar Serahkan Bantuan Kursi Roda, Tongkat Hingga Alat Bantu Dengar

Baca juga: Pria 33 Tahun Cabuli Ibu Temannya, Korban Menjerit dan Pukuli Pelaku

Hal ini untuk menghindari penularan virus corona.

Seperti diketahui, KPU Kota Denpasar telah menetapkan DPT Pilwali Kota Denpasar 2020 sebanyak 444.929 pemilih.

Dari jumlah itu, sebanyak 219.534 pemilih laki-laki dan 225.395 pemilih perempuan yang tersebar di 4 kecamatan, 43 desa/Kelurahan dan 1.202 TPS sesuai model A.3.1-KWK.

Berdasarkan rincian per kecamatan, di Denpasar Selatan tercatat 120.453 pemilih, Denpasar Timur 80.959 pemilih, Denpasar Barat 129.015 pemilih dan Denpasar Utara 114.502 pemilih. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved