Breaking News:

Selama 2 Minggu, Pemerintah RI Tambah Utang Luar Negeri Rp 24,5 Triliun

Rincian utang luar negeri itu berasal dari Australia sebesar Rp 15,45 triliun dan utang bilateral dari Jerman sebesar Rp 9,1 triliun.

Gambar oleh moerschy dari Pixabay
Foto ilustrasi uang euro 

TRIBUN-BALI.COM - Pemerintah Indonesia (RI) menarik utang luar negeri dalam jumlah cukup besar dalam waktu yang relatif singkat atau tak sampai dua minggu.

Total utang baru Indonesia bertambah sebesar lebih dari Rp 24,5 triliun.

 Utang baru tersebut merupakan kategori pinjaman bilateral.

Rincian utang luar negeri itu berasal dari Australia sebesar Rp 15,45 triliun dan utang bilateral dari Jerman sebesar Rp 9,1 triliun.

Baca juga: Garuda Indonesia Raih Penghargaan Penerbangan Terbaik dalam Penerapan Protokol Kesehatan di Dunia

Baca juga: Ramalan Zodiak Keuangan Mingguan 21-27 November 2020: Virgo Gagal, Pisces Dalam Kondisi Buruk

Baca juga: Pencurian Pohon Varigata, Polsek Mengwi Tangkap 2 Pelaku yang Telah Beraksi di 19 TKP

Pemerintah mengklaim, penarikan utang baru dari Jerman dan Australia dilakukan untuk mendukung berbagai kegiatan penanggulangan pandemi Covid-19.

Berikut ini rincian utang bilateral Indonesia yang dilakukan dalam kurun waktu 2 pekan terakhir.

1. Australia

Pemerintah Indonesia mendapat pinjaman dari Pemerintah Australia dengan nilai mencapai 1,5 miliar dollar Australia.

Angka tersebut setara dengan Rp 15,45 triliun (kurs Rp 10.300).

Menteri Keuangan Australia Josh Frydenberg mengatakan, uang pinjaman tersebut diberikan lantaran Indonesia dinilai memiliki ketahanan dan proses pemulihan yang cenderung cepat pada masa pandemi Covid-19.

Halaman
123
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved