Sambut Megaproyek Pasar Senilai Rp. 403 Miliar, Kualitas Aparatur Pasar Dimaksimalkan
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gianyar melakukan kegiatan peningkatan kompetensi aparatur pasar, Rabu (25/11/2020).
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Dalam rangka menyambut operasional empat unit pasar yang direvitalisasi Pemkab Gianyar senilai Rp. 403 miliar lebih.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gianyar melakukan kegiatan peningkatan kompetensi aparatur pasar, Rabu (25/11/2020).
Sebab ketika pasar tersebut nantinya beroperasi, sistem operasionalnya sangat berbeda dengan pasar sebelum diperbaiki.
Dimana pasar harus selalu bersih dan tidak berbau busuk.
Baca juga: 17 Orang Terjaring Razia Masker di Pemecutan Kaja Denpasar
Baca juga: Prestasi Tingkat Provinsi dan Nasional Sebagai Kado Hari Guru di SMP Dharma Wiweka
Baca juga: Momen Paling Menyedihkan Ashanty Saat Millen Cyrus Terjerat Narkoba: Waktu Dia Ngomong, Sedihlah
Sebab nantinya, Pemkab Gianyar juga akan memanfaatkan pasar sebagai daya tarik wisata.
Berdasarkan data Disperindag Gianyar, saat ini terdapat empat megaproyek pasar.
Mulai dari Pasar Seni Sukawati dengan dana APBD sekitar Rp. 77 miliar, Pasar Umum Gianyar dengan nilai proyek Rp. 250 miliar yang bersumber dari APBD, Pasar Umum Sukawati senilai Rp. 75 miliar yang juga bersumber dari APBD, serta Pasar Blahbatuh yang menggunakan dana tugas perbantuan Kementerian Perdagangan senilai Rp. 1,4 miliar.
Bupati Gianyar, Made Mahayastra mengatakan, pembinaan pada aparatur pasar ini dilakukan untuk memaksimalkan peran mereka nantinya dalam menjalankan pasar.
“Pasar rakyat yang terkesan kotor dan kumuh nantinya bisa lebih bersih dan tertata dengan SDM yang lebih tahu tupoksinya masing-masing. Sehingga tercipta pasar rakyat yang nyaman asri dan aman untuk warga,” ujarnya.
Kepala Disperindag Gianyar, Luh Gde Eka Suary mengatakan, pembinaan kepada aparatur pasar juga untuk mempersiapkan SDM pengelola pasar menjelang beroperasinya Pasar Seni Sukawati.
Dimana, kata dia, serah terima pasar ini akan dilakukan Desember 2020.
“Peningkatan kapasitas aparatur pasar sangat perlu dilakukan menjelang dibukanya Pasar Seni Sukawati blok A dan B yang PHO nya bulan Desember tahun ini,” jelasnya.
Di samping pembinaan aparatur pasar, Pemkab Gianyar sejak tahun 2018 juga telah melakukan pembangunan berbagai pasar baik yang dikelola desa maupun Pemkab Gianyar.
“Pembangunan pasar menjadi salah satu fokus pembangunan yang dilakukan pemerintah Kabupaten Gianyar, yang dalam kurun waktu 2018 sampai saat ini telah dibangun berbagai pasar desa maupun pasar yang dikelola secara langsung oleh Pemerintah Kabupaten Gianyar,” ujar Eka Suary. (*)