Dongkrak Pendapat Desa, BUMDes Kedewatan Buat Usaha Sewa Perahu
Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kedewatan, Kecamatan Ubud, Gianyar memanfaatkan sungai ayung di sebelah barat desa setempat
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Dalam menunjang pendapatan asli desa, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kedewatan, Ubud, Gianyar, Bali, memanfaatkan sungai ayung di sebelah barat desa setempat.
Dimana BUMDes ini menggelontorkan modal Rp. 200 juta untuk membeli perahu karet, dimana perahu tersebut disewakan pada pemilik usaha rafting yang selama ini beroperasi di sungai ayung.
Berdasarkan data Tribun Bali, Jumat (27/11/2020), selama ini sungai ayung merupakan salah satu spot wisata favorit wisatawan.
Sungai ini merupakan perbatasan Ubud, Kabupaten Gianyar dengan Abiansemal, Kabupaten Badung.
Baca juga: Baiq Zuhar Parhi, Warga NTB yang Turut Rasakan Sepinya Pariwisata Bali Saat Pandemi
Baca juga: Shin Tae-yong Gagal Dapatkan Jayden Oosterwolde, Kini Fokus Pantau 6 Pemain Keturunan di Spanyol
Baca juga: Hampir 4 Bulan Operasi Yustisi Covid-19, 1.040 Orang Terjaring Langgar Prokes di Denpasar
Sebelum pandemi, tempat ini selalu ramai oleh wisatawan.
Baik mancanegara, wisatawan domestik dan lokal yang ingin menikmati sensasi rafting.
Perbekel Kedewatan, I Dewa Gede Rai Dharmanta membenarkan, dalam meningkatkan pendapatan desa, pihaknya berinvestasi dalam bentuk perahu karet.
Kata dia, anggaran yang digelontorkan sebesar Rp. 200 juta untuk membeli 11 unit perahu karet.
Kata dia, perahu karet tersebut disewakan pada pengusaha rafting.
“Kami lihat potensi apa yang perlu dikembangkan, karena ada wisata rafting makanya ada keputusan untuk menyewakan perahu karet,” ujarnya.
Kata dia, dari 11 unit perahu tersebut, saat ini tidak semua disewakan.
Hal itu dikarenakan selama pandemi ini, jumlah kunjungan ke sungai ayung relatif sedikit, karena itu sebagian perahu saat ini tengah disimpan.
"Sebelum masa pandemi, biasanya pengusaha di sana sampai kekurangan perahu. Tapi saat ini sepi, sehingga sebagian perahu yang kami miliki saat ini disimpan di kantor BUMDes," ujarnya.
Tak hanya melirik wisata rafting, Dharmanta mengatakan, pihaknya juga akan menggunakan BUMDes untuk menyediakan alat tulis kantor di setiap usaha yang ada di Desa Kedewata.
Namun saat ini hal tersebut masih dalam tahap pendekatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/dharmanta-menunjukkan-perahu-karet-milik-bumdes-kedewatan.jpg)