MotoGP

Marc Marquez Diragukan Tampil Digdaya Pada MotoGP 2021

Legenda Suzuki, Kevin Schwantz, tak yakin Marc Marquez (Repsol Honda) bisa kembali bersaing untuk menempati posisi teratas pada MotoGP 2021. 

Editor: M. Firdian Sani
HONDA RACING CORPORATION
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, berharap bisa sesegera mungkin kembali berlomba setelah absen panjang karena cedera patah tulang humerus kanan. 

TRIBUN-BALI.COM - Legenda Suzuki, Kevin Schwantz, tak yakin Marc Marquez ( Repsol Honda) bisa kembali bersaing untuk menempati posisi teratas pada MotoGP 2021. 

Marc Marquez merupakan salah satu pembalap yang digadang-gadang akan merebut status juara bertahan setelah kehilangan gelar pada  MotoGP 2020.

Marc Marquez kehilangan gelar tersebut setelah absen hampir satu musim setelah mengalami cedera patah lengan kanan dan butuh waktu pemulihan hingga sekarang.

Sedangkan gelar juara dunia MotoGP 2020 bisa direbut oleh Joan Mir (Suzuki Ecstar) setelah tampil gemilang tanpa bisa dikejar para pesaing dibawahnya.

Baca juga: Setelah TC di Jakarta, Timnas U-19 Indonesia Akan Adakan Uji Coba di Spanyol

Meski Marquez menjadi salah satu pembalap yang dijagokan pada musim mendatang, Scwantz ragu pembalap berjuluk The Baby Alien itu akan unggul seperti empat tahun belakangan.

Pasalnya banyak pembalap muda pada musim ini menunjukkan bakat yang tak kalah hebat dari Marquez. 

"Jack Miller (Pramac Racing) adalah contoh bagus di sini, meski dia sudah tidak terlalu muda lagi," kata Schwantz kepada Speedweek, dilansir Tribun Bali dari BolaSport.com dikutip Motosan.es. 

"Orang-orang yang mempekerjakannya ke Ducati adalah orang hebat. Mungkin tidak tahun depan, tapi dua-tiga tahun mendatang. Kemudian tim lain akan berpikir,'Sial, kenapa kami tidak mendapatkannya'," sambung dia.

Baca juga: Shin Tae-yong Coret 2 Pemain, Persaingan Timnas U19 Indonesia Semakin Ketat, Berikut Ini Namanya

Scwantz melanjutkan Marquez juga harus berhati-hati dengan para pembalap lain jebolan Moto2 yang tampil gemilang musim ini.

"Menyenangkan melihat anak yang berkembang di Moto2 dan Moto3. Jika kita melihat Moto2 misalnya, ketika masih ada Franco Morbidelli, Alex Rins, Joan Mir, Fabio Quartararo, kemudian Quartararo pergi dengan tanda tanya," ujar Schwantz.

"Lalu anda bisa menemukan sesuatu di MotoGP, tapi kita juga bisa melihat kejatuhannya di Moto2."

"Jika tidak bisa menemukan yang benar di satu pekan, dia akan tersesat, dan minggu berikutnya dia akan menunjukkannya kepada semua orang," ucap dia lagi.

Baca juga: Shin Tae-yong Gagal Dapatkan Jayden Oosterwolde, Kini Fokus Pantau 6 Pemain Keturunan di Spanyol

Dengan komposisi para pembalap muda yang mulai merajai posisi teratas di kelas utama, Scwantz kemudian yakin Marquez tidak akan mendapatkan torehan yang biasanya pada musim depan. 

"Marc akan mendapatkan tempat yang berbeda dalam hirarki, ada banyak anak yang tumbuh tahun ini dan terus berkembang," kata Schwantz yakin.

"Tanpa setahun balapan di MotoGP, dia akan butuh waktu untuk kembali ke trek. Anda akan selalu ingat terakhir balapan berakhir dengan kecelakaan."

"Saya berharap ini tidak terjadi padanya dan dia memiliki fisik dan mental yang kuat saat dia mengalami kegagalan," tutup Schwantz. (*)

Artikel ini telah tayang di BolaSport.com dengan judul Marc Marquez Diyakini Tak Tempati Posisi Teratas Lagi Pada MotoGP 2021

Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved