Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Bagaimana Kesiapan Bali dengan Wisata Medis ?, Begini Kata Kadiskes Provinsi Bali 

Pulau Bali akan menjadi tempat berobat sekaligus berwisata untuk wisatawan domestik dan mancanegara. 

Tayang:
Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Foto ilustrasi wisatawan - Situasi Objek wisata Sangeh, yang dikunjungi wisatawan lokal untuk berlibur pada hari raya Umanis Galungan, Kamis (17/9/2020) 

Laporan Wartawan, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Pulau Bali akan menjadi tempat berobat sekaligus berwisata untuk wisatawan domestik dan mancanegara. 

Hal tersebut disampaikan oleh Mentri BUMN, Erick Thohir, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Pengembangan Lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas di Jakarta, Jumat (27/11/2020) lalu. 

Kabarnya, pihaknya telah mendapatkan respons dari salah satu perusahaan Jepang yang memiliki banyak saham di banyak rumah sakit internasional di Asia Tenggara. 

"Kita punya tanah di Bali, itu 49 hektare, itu kita ingin upgrade menjadi fasilitas tourism. Kemarin responsnya sangat bagus dari Mitsui, Jepang. Mitsui ini yang banyak memiliki saham di banyak rumah sakit di Asia Tenggara," jelas Erick, Jumat (27/11/2020) lalu. 

Baca juga: Ini Jadwal Belajar dari Rumah di TVRI 29 November 2020, Ada Acara Pekan Kebudayaan Nasional

Baca juga: Jadwal Liga Inggris Malam Ini, Duel Chelsea vs Tottenham di Stamford Bridge: Tahan Badai Harry-Son

Baca juga: Real Madrid Takluk di Tangan Alaves 2-1

Erick pun meminta investasi rumah sakit di Bali tidak menggunakan merek dari Singapura atau Malaysia. 

Lalu bagaimana kesiapan di Bali sendiri terkait wacana wisata medis di tengah pandemi Covid-19

Ketika dikonfirmasi Tribun Bali pada Minggu (29/11/2020), Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya mengatakan, untuk hal tersebut sedang disiapkan. 

"Terkait dengan wisata medis sedang disiapkan. Menunggu Covid-19 usai," ujarnya. 

Ia juga menambahkan, untuk kesiapan-kesiapan lainnya juga menunggu penyebaran Covid-19 terkendali mengingat kondisi kasus positif Covid-19 yang fluktuatif setiap harinya di Bali

"Intinya menunggu Covid-19 nya terkendali sehingga pelayanan kesehatan bisa berjalan normal kembali," tutupnya. (*).

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved