Angka Pasien Dalam Perawatan Covid-19 di Bali Nyaris Sentuh 1.000, Sekda Dewa Indra Angkat Bicara
Sementara saat ini yang sedang berlangsung testing untuk penyelenggaraan pemilu termasuk KPPS yang ada di pedesaan.
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Eviera Paramita Sandi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Sekretaris Daerah Provinsi Bali, yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Satgas Penangangan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra angkat bicara terkait jumlah pasien dalam perawatan Covid-19 di Bali yang jumlahnya hampir mendekati angka 1000.
Ketika ditemui usai Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bali pada, Senin (30/11/2020), Dewa mengatakan, angka tingginya jumlah pasien dalam perawatan dikarenakan pihaknya yang telah melakukan testing dan tracing secara massif.
"Sesuai dengan rencana kita yang akan mulai membuka sektor pariwisata, maka kita harus menyiapkan betul testing, tracing dan perawatan nya dengan baik. Oleh karena itu kita mulai menggenjot kembali, pelaksanaan tasting dan tracing," katanya.
Baca juga: Awalnya Merasa Masuk Angin, Ketua PBNU KH Said Aqil Siroj Ternyata Positif Covid-19
Baca juga: Harga iPhone 12 Jadi Trending, Ini Bocorannya di Indonesia, Beserta Tanggal Rilisnya
Sementara saat ini yang sedang berlangsung testing untuk penyelenggaraan pemilu termasuk KPPS yang ada di pedesaan.
Ini sedang berlangsung dan dari mereka sudah ditemukan beberapa yang positif.
"Satu yang positif ditindaklanjuti dengan tracing. Kemudian yang kedua kita juga sudah mulai melakukan testing untuk pariwisata yang meliputi Bandara serta hotel-hotel yang dilakukan setiap hari," tambahnya.
Dewa indra menambahkan di sana juga ditemukan kasus Covid-19 yang positif.
"Setiap kali kita melakukan testing dan tracing yang lebih banyak, maka akan ditemukan kasus positif yang banyak. Memang hal tersebut konsekuensinya, namun tidak kenapa-kenapa, karena melalui testing dan tracing yang lebih massif, maka sesuatu yang awalnya tersembunyi dapat diubah dengan dirawat," tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-covid-19-update-corona-di-bali-8-april-2020.jpg)