Corona di Bali
Pasien Positif Covid-19 di Karangasem yang Masih Dalam Perawatan Berjumlah 15 Orang
Koordinator Gugus Tugas COVID 19 Bidang Kesehatan Kabupaten Karangasem, Gusti Bagus Putra Pertama, mengungkapkan, pasien yang dirawat berasal dari
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Pasien COVID - 19 yang dinyatakan sembuh dan sudah diperbolehkan pulang meningkat setiap hari.
Sampai hari ini, pasien yang masih dalam perawatan di RS Rujukan sekitar 15 orang.
Sedangkan 960 orang dinyatakan sembuh serta 50 pasien meninggal dunia.
Koordinator Gugus Tugas COVID 19 Bidang Kesehatan Kabupaten Karangasem, Gusti Bagus Putra Pertama, mengungkapkan, pasien yang dirawat berasal dari beberapa Kecamatan.
Baca juga: Update Kasus Covid-19 di Denpasar, 2 Desember: Kasus Positif Bertambah 32 Orang, 33 Pasien Sembuh
Baca juga: PAW Alm Nyoman Martini Berproses, Made Wibawa Berpeluang Gabung Fraksi Gerindra DPRD Klungkung
Baca juga: Cerita Pilu Ririn Ekawati, Hanya Bisa Video Call Sebelum Ibundanya Meninggal
Kecamatan Karangasem 8 pasien, Manggis 2 pasien, Kubu 1 pasien, Kecamatan Selat 1 pasien, serta Kecamatan Rendang 1 pasien.
"Untuk Kecamatan Sidemen dan Kecamatan Bebandem tak ada.
Semua pasien COVID sudah dinyatakan sembuh, dan diperbolehkan pulang,"ungkap I Gusti Bagus Putra Pertama, Rabu (2/12/2020) .
Pasien yang msih perawatan semuanya transmisi lokal, berasal dari 10 desa / kelurahan di Karangasem.
Pasien yang masih perawatan sekitar 1.46 %. Sebagian besar pasien berusia 30 tahun ke atas.
"Hari ini (kemarin) terdapat penambahan kasus COVID-19 satu orang dari Kecamatan Kubu," imbuh Pertama.
Ditambahkan, untuk kasus probable yang meninggal dunia mencapai 62 orang.
Dari 261 kasus probable, 199 pasien sudah dinyatakan sembuh serta sisanya masih perawatan.
Kasus suspek sebanyak 552 kasus, yang sudah sembuh 530 orang. Sedangkan kontak erat sebanyak 4.368, dan 4.314 sembuh.
Pihaknya mengimbau, untuk memutus mata rantai penyebaran COVID, masyarakat diminta disiplin serta rajin mencuci tangan menggunakan air mengalir serta sabun untuk menghindari penularan COVID.
Baca juga: Pemain Timnas U-19 Indonesia, Brylian Aldama Menuju Kroasia, Tanda Tangan Kontrak dengan HNK Rijeka
Baca juga: Bukan Gabung FC Utrecht, Bagus Kahfi Malah Dikontrak 18 Bulan Oleh Klub Belanda Ini
Baca juga: Kronologi Lengkap: Saat Mobil Pengusaha di Solo Diberondong Peluru
Virus yang nempel dibenda kemudian disentuh dan menempel mudah larut pakai air sabun.
Hindari menyentuh bagian wajah terutama hidung, mulut dan mata setelah menyentuh benda tertentu.
"Kita minta seluruh warga selalu disiplin. Pakai masker yang benar, cuci tangan dengan air serta sabun, jaga jarak minimal 1 meter, serta perilaku hidup bersih & sehat," harap Gusti Putra Bagus Pertama.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kadis-kesehatan-karangasem.jpg)