Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Penanganan Covid

Update Kasus Covid-19 di Denpasar, 2 Desember: Kasus Positif Bertambah 32 Orang, 33 Pasien Sembuh

Rabu (2/12/2020) diketahui kasus positif Covid-19 bertambah 32 orang yang tersebar di 20 wilayah desa/kelurahan.

Penulis: Putu Supartika | Editor: Wema Satya Dinata
Istimewa
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar mengalami peningkatan.

Rabu (2/12/2020) diketahui kasus positif Covid-19 bertambah 32 orang yang tersebar di 20 wilayah desa/kelurahan.

Sementara yang sembuh sebanyak 33 orang.

Berdasarkan Data GTPP Covid-19 Kota Denpasar, persebaran kasus positif tercatat mengalami lonjakan tinggi di satu wilayah desa/kelurahan, yakni Kelurahan Renon yang mencatatkan penambahan kasus tertinggi dengan 3 kasus baru.

Baca juga: PAW Alm Nyoman Martini Berproses, Made Wibawa Berpeluang Gabung Fraksi Gerindra DPRD Klungkung

Baca juga: Kembalikan Geliat Pariwisata, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Badung Gelar Bimtek Protokol CHSE

Baca juga: Tes Kepribadian: Mana Rumah Berhantu yang Menarik Perhatianmu? Jawabannya Ungkap Karaktermu

Disusul Desa Padangsambian Kelod, Desa Padangsambian Kaja dan Desa Pemecutan Kelod yang mencatatkan penambahan kasus sebanyak 2 orang.

Sedangkan 16 desa/kelurahan lainya mencatatkan penambahan kasus masing-masing 1 orang dan sebanyak 27 desa/kelurahan nihil penambahan kasus.

Namun demikian, terdapat pula penambahan kasus dengan status Luar Kota Denpasar sebanyak 7 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai menjelaskan bahwa kasus Covid-19 di Kota Denpasar masih terus mengalami pergerakan.

Sehingga GTPP tetap memberikan perhatian serius bagi wilayah yang kasusnya yang cukup tinggi.

Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona risiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.

Sehingga bagi desa/kelurahan yang mengalami lonjakan kasus akan mendapat perhatian serius GTPP Covid-19 Kota Denpasar lewat pendampingan yang dikoordinir oleh camat.

Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

“Mari bersama sama lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah, mengingat dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah masih  mendominasi, hal ini mengingat arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi,” ajaknya.

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa GTPP mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: Bukan Gabung FC Utrecht, Bagus Kahfi Malah Dikontrak 18 Bulan Oleh Klub Belanda Ini

Baca juga: Kronologi Lengkap: Saat Mobil Pengusaha di Solo Diberondong Peluru

Baca juga: 4 Mitos Bibir Kegigit, Ada yang Membenci Hingga Bernasib Buruk, Kamu Pernah Mengalaminya?

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved