Sekilas Terlihat Mirip Tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Ramen dan Ramyun
Meskipun sekilas mirip, ramyun dan ramen sebenarnya berbeda, lantas apa bedanya?
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tribunners, apa Anda pernah menonton drama Korea Selatan dan Jepang ?
Mungkin banyak orang pernah menonton drama dari kedua negara tersebut.
Bagi Anda yang sudah menontonnya, tentu tidak asing dengan makanan yang sering dimakan oleh para pemain dalam drama.
Seperti sushi maupun ramyun.
Baca juga: Terakhir Bulan Ini Pemutihan Pajak Kendaraan di Bali dan 13 Provinsi Lainnya
Baca juga: 3 Zodiak Ini Bakal Mujur Soal Keuangan di Minggu Pertama Bulan Desember 2020
Baca juga: Kecelakaan di Denpasar Utara Dini Hari Tadi, Nyawa Pria Asal Banyuwangi Ini Tak Tertolong
Bagi yang pernah nonton drama Korea pasti pernah melihat aktor-aktrisnya makan ramyun.
Ketika memperhatikan mereka makan ramyun, Anda merasa itu mirip dengan ramen, makanan khas Jepang.
Meskipun sekilas mirip, ramyun dan ramen sebenarnya berbeda, lantas apa bedanya?
Ramen dan ramyun sekilas dilihat hampir mirip, tetapi keduanya tak sama.
Ramyun atau ramyeon adalah hidangan mi asal Korea yang dipengaruhi oleh ramen asal Jepang.
Pada dasarnya, kedua hidangan mi ini berasal dari hidangan bernama lamian asal China.
Dilansir dari Koreaetour.com, hidangan lamian asal China pertama kali diperkenalkan ke Jepang pada akhir abad ke-19 oleh para imigran China.
Nantinya, variasi yang ada di Jepang akan berkembang jadi ramen.
Dilansir dari Korea.stripes.com, ramen masuk ke Jepang pada era Meiji.
Pada masa itu ramen terdiri dari mi berbahan dasar gandum bergaya China dengan kuah kaldu dan berbagai toping.
Walaupun terlihat sederhana, ramen jepang mengombinasikan banyak bahan bercita rasa kuat yang pembuatannya butuh waktu lebih dari seharian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/foto-ilustrasi-wanita-yang-mengonsumsi-mie-instan.jpg)