Breaking News:

Dampak Sepak Bola Indonesia Dibekukan FIFA, Sampai Ada Pemain Melamar Jadi Office Boy

Agen pemain sepak bola Indonesia, Muly Munial, sedikit berbagi kisah mengenai pengalamannya saat FIFA menjatuhkan hukuman berat untuk Tanah Air.

Editor: M. Firdian Sani
DOKUMENTASI HUMAS KEPRESIDENAN
Presiden Joko WIdodo ketika mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino di The Boardroom Hotel Grand Hyatt Erawan, Bangkok. Pertemuan itu sendiri dihelat sebelum menghadiri sidang pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-35 ASEAN di Impact Exhibition & Convention Center di Bangkok, Thailand pada Sabtu 2 November 2019. 

TRIBUN-BALI.COM - Agen pemain sepak bola Indonesia, Muly Munial, sedikit berbagi kisah mengenai pengalamannya saat FIFA menjatuhkan hukuman berat untuk Tanah Air.

Sepak bola Indonesia sempat mendapatkan hukuman dari federasi sepak bola dunia, FIFA sekitar tahun 2015.

Tepatnya, pada 30 Mei 2015, ketika itu FIFA membekukan aktivitas sepak bola Tanah Air yang berada dalam naungannya.

Ganjaran dari FIFA ini disebabkan karena terjadinya konflik PSSI antara Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kala itu.

Dengan adanya vonis dari FIFA membuat kompetisi sepak bola Indonesia yang sempat berjalan beberapa pekan harus terhenti.

Selain itu, klub Indonesia tidak bisa bermain dalam turnamen resmi FIFA ataupun AFC pada tahun 2015.

Baca juga: Real Madrid Keluar Uang Rp 1,1 Miliar Tiap Menit Karena Cedera Eden Hazard

Persipura Jayapura menjadi klub yang merasakan dampak tersebut karena harus terhenti di Piala AFC.

Padahal, Persipura waktu itu telah setengah jalan dan unjuk gigi pada Piala AFC 2015.

Tidak hanya Persipura Jayapura, timnas Indonesia pun tidak bisa berlaga di ajang internasional yang termasuk dalam agenda FIFA.

FIFA baru mencabut hukumannya kepada Indonesia sekitar satu tahun kemudian atau persisnya 13 Mei 2016.

Masa kelam persepak bolaan Tanah Air itu ternyata dirasakan juga oleh agen pemain sepak bola Indonesia, Muly Munial.

Muly Munial merasakan hal tersebut setelah beberapa pemain naungannya berada dalam situasi sulit.

Baca juga: Jersey Bersejarah Maradona Seharga Rp 28 Miliar Tak Pernah Terjual, Apa Sebabnya?

Hal ini disampaikan Muly ketika ditanya mengenai pesepak bola yang paling dibanggakan selama dirinya menjadi agen pemain.

Awalnya, Muly Munial menyebut masing-masing pemain naungannya memiliki ragam cerita yang mengesankan.

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved