Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Membeludaknya Penonton Sepak Bola di Serang Berujung Pemecatan Seorang Kapolsek

Akibat kelalaian dalam mengamankan masa di tengah melonjaknya pandemi COVID-19, Kapolsek Walantaka AKP Kasmuri dicopot dari jabatannya.

Tayang:
Editor: M. Firdian Sani
Kompas.com
Kerumunan penonton sepak bola antar kampung di Walantaka, Kota Serang. 

TRIBUN-BALI.COM - Akibat kelalaian dalam mengamankan masa di tengah melonjaknya pandemi COVID-19, Kapolsek Walantaka AKP Kasmuri dicopot dari jabatannya.

AKP Kasmuri dimutasi pasca-terjadinya kerumuman penonton sepak bola di Lapangan Glora Graha Cibogo, Kelurahan Nyapah, Walantaka, Kota Serang. Rabu (2/12/2020) kemarin.

Keputusan pencopotan itu berdasarkan Surat Telegram dari Polda Banten dengan nomor ST/1032/XII/KEP./2020.

Baca juga: Zlatan Ibrahimovic Sempat Ingin Tinggalkan AC Milan Pada Musim Panas Lalu, Namun Hal Ini Merubahnya

AKP Kasmuri diberhentikan dari jabatan sebagai Kapolsek Walantaka dan diberi jabatan sebagai Kasubbagdalops Bagops Polres Serang Kota.

Sementara posisi Kapolsek Walantaka digantikan oleh AKP Sudibyo yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolsek Serang.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Kapolres Serang Kota AKBP Yunus Hadith Pranoto.

"Mutasi kapolsek ini kewenangan polda, ini kebijakan pimpinan, kami hanya menjalankan tugas," kata Yunus.

Yunus mengatakan, salah satu pertimbangan pergantian Kapolsek Walantaka adalah pembiaran terhadap adanya kerumunan penonton di sebuah turnamen sepak bola.

Pasalnya, turnamen antar kampung ini telah melanggar protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

Di antaranya memicu kerumuman massa hingga mencapai ribuan penonton.

Selain, itu sebagian besar penonton tidak mengenakan masker dan saling berdempetan.

"Mungkin ada pertimbangan (terjadinya kerumunan) karena keputusan (mutasi) kewenangannya dari Polda, mungkin ada evaluasi terkait kinerja," ujar Yunus.

Baca juga: Zlatan Ibrahimovic Sempat Ingin Tinggalkan AC Milan Pada Musim Panas Lalu, Namun Hal Ini Merubahnya

Peristiwa kerumunan penonton sepak bola menjadi pelajaran, dan ia berharap kejadian serupa tidak terulang.

"Tentunya ini perhatian dari kita, evaluasi bagi kita dan tìdak berharap ini terjadi kembali di wilayah Serang Kota," tandasnya.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved