Penanganan Covid 19
451 Tenaga Kesehatan RSUD Wangaya Bakal Diberikan Vaksin Covid-19
dr. Dewa Putu Alit Parwita, mengatakan sebanyak 451 tenaga kesehatan yang bertugas di RSUD wangaya yang akan menerima vaksin Covid-19.
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Widyartha Suryawan
Laporan Wartawan, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Sebelumnya telah beredar surat edaran dari Dinas Kesehatan Kota Denpasar yang berisi tentang pendataan dan penetapan fasilitas pelayanan vaksinasi Covid-19 di beberapa Rumah Sakit di Kota Denpasar.
Di antaranya adalah RSUD Wangaya dan RSUP Sanglah kota Denpasar.
Rencananya vaksin tersebut akan diberikan terlebih dahulu kepada tenaga kesehatan yang bertugas di dua rumah sakit itu.
Tenaga kesehatan yang akan mendapatkan vaksin Covid-19 tersebut diantaranya dokter, perawat, serta bidan.
Ketika dikonfirmasi, Plt. Direktur RSUD Wangaya Kota Denpasar, dr. Dewa Putu Alit Parwita, mengatakan sebanyak 451 tenaga kesehatan yang bertugas di RSUD wangaya yang akan menerima vaksin Covid-19.
"Setelah kami lakukan pengecekan jumlah tenaga kesehatan yang akan diberikan vaksin Covid-19 sejumlah 451 orang," ungkapnya kepada Tribun Bali, Sabtu (12/12/2020).
Baca juga: Ada Rumah Sakit Yang Sudah Mulai Buka Pendaftaran Vaksin Covid-19 Kepada Masyarakat
Ia menambahkan, saat ini pihaknya sedang melakukan berbagai persiapan untuk kegiatan vaksinasi Covid-19.
"Persiapan yang kami lakukan meliputi SDM, ruangan untuk kegiatan vaksinasi serta beberapa alat PC untuk pendataan," tambahnya.
Berbeda dengan RSUD Wangaya, RSUP Sanglah sendiri masih melakukan pendataan terkait jumlah tenaga kesehatan yang nantinya akan mengikuti proses vaksinasi Covid-19.
Ketika dikonfirmasi Tribun Bali, Kabag Humas RSUP Sanglah Denpasar, Dewa Ketut Kresna mengatakan masih melakukan beberapa persiapan untuk kegiatan vaksinasi Covid-19.
"Untuk saat ini kami masih melakukan pendataan terkait berapa jumlah tenaga kerja yang akan mengikuti vaksinasi Covid-19. Dan masih banyak persiapan-persiapan lainnya yang akan kami siapkan," kata Dewa.
Kata Ahli Epidemiologi
Setelah datangnya vaksin Covid-19 Sinovac dari China, kabarnya vaksin tersebut akan segera dipergunakan setelah melalui proses perizinan.
Kini sejumlah rumah sakit di Indonesia terlihat sudah mulai membuka pendaftaran vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat.
Menurut ahli epidemiologi dari Universitas Indonesia (UI) Tri Yunis Miko Wahyono, pembukaan pendaftaran tersebut tidak masalah selama rumah sakit masih mengikuti semua aturan yang dibuat pemerintah terkait kegiatan vaksinasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-vaksin.jpg)