Pramuka Jembrana Bedah Kios Cukur Jadi Barbershop
Masa pandemi Covid-19, tidak menyurutkan aktifitas dan kreativitas Pramuka Jembrana
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
"Tidak hanya barbershop seperti ini, kedepan kita buat bedah warung, dan coffee shop. Kita tahu anak muda sekarang punya selera yang berbeda maka kita ciptakan. Hal ini juga bentuk mendukung Pemerintah di masa pandemi melalui program berbasis jaring pengaman ekonomi," sambungnya.
Sementara itu, Waka Kwarda Bali, Diah Yuniti menyebutkan, terobosan yang dilakukan Kwarcab Jembrana sangat luar biasa dan akan menginspirasi Kwarcab lainnya.
Diah Yuniti menilai, kreativitas ini baru satu-satunya di Bali.
"Ini sungguh keren," ujar Diah Yuniti.
Pihaknya juga akan mendorong kreativitas lainnya di seluruh Bali.
Cukur rambut pramuka yang di Banjar Taman, Desa Batuagung memiliki nama Otok BarberScout.
Sedangkan yang di Lingkungan Ketapang, Kelurahan Lelateng memiliki nama Ucup BarberScout.
Waka Kwarda Bali dan Kakwarcab Jembrana usai meresmikan Otok BarberScout juga mengunjungi Ucup BarberScout. (*).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/meresmikan-baberscout-di-banjar-taman-desa-batuagung.jpg)