Kabar Seleb

Raffi Ahmad Jadi Sorotan Setelah Endorse Saham yang Berujung Teguran BEI

Ini terjadi setelah Raffi Ahmad dan Ari Lasso, secara bersamaan memamerkan kepemilikan portofolio di perusahaan teknologi digital tersebut.

KOMPAS.com/MUTHIAH NURAINI S
Raffi Ahmad menjelaskan mengenai launching album RANS, di KFC Kemang, Jakarta, Jumat (6/3/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Raffi Ahmad dan Profil PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) tengah jadi sorotan publik.

Ini terjadi setelah Raffi Ahmad dan Ari Lasso bersama-sama menunjukkan kepemilikan portofolio di perusahaan teknologi digital itu. 

“Pertama kalinya gue menginvestasikan tabungan gue di satu perusahaan, namanya MCAS. MCAS ini salah satu perusahaan di bidang teknologi. Coba deh deh kalian telusuri MCAS. Mantap guys,” kata Raffi Ahmad di akun media sosial miliknya.

Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Raffi Ahmad berbagi pengalamannya membeli saham MCAS.

Ia pun menyebut telah menikmati keuntungan dari kenaikan harga saham emiten tersebut.

Baca juga: Para Konglomerat China Ini Dipenjara karena Mengkritik Pemerintah, Keberadaan Jack Ma Dipertanyakan

“Uang yang gue taruh selama kurang lebih baru 2-3 minggu sudah naik 20 persen menuju 30 persen. Gila, gokil banget guys!” kata dia lagi.

Setelah MCAS dipromosikan dalam unggahan Raffi Ahmad dan Ari Lasso, harga saham MCAS memang langsung melejit.

Saham MCAS ditutup di Rp 4.550, naik 350 poin atau 8,33 persen dalam perdagangan kemarin, sementara hari sebelumnya ditutup di Rp 4.200 mengutip perdagangan saham Bursa Efek Indonesia pada Selasa (5/1/2021). 

Harga saham MCAS sempat menyentuh Rp 4.600 pada perdagangan kemarin setelah dibuka di Rp 4.230. Sementara posisi terendah sempat ada di Rp 4.220.

Total nilai transaksi saham MCAS tercatat mencapai Rp 21,18 miliar dengan total volume saham yang ditransaksikan mencapai 4,67 juta lot.

Setelah ramai di media sosial, BEI bergerak cepat.

Otoritas bursa itu meminta penjelasan adanya dugaan endorse saham yang dilakukan MCAS kepada publik figur tersebut.

Dikutip dari Kontan, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono Widodo mengatakan, pihaknya mengingatkan para influencer itu akan tanggung jawab moral terhadap para follower.

"Kami juga mengingatkan potensi tuntutan hukum dari para follower apabila ada yang merasa dikecewakan," terang Laksono.

Yang dikhawatirkan, ajakan membeli saham oleh influencer bisa mengarah pada terjadinya aksi perdagangan orang dalam atau yang lebih dikenal dengan insider trading.

Praktik ini dinilai tidak sehat dan merugikan investor, bahkan masuk dalam tindak pidana di UU Pasar Modal.

Laksono menambahkan, BEI juga akan meminta klarifikasi emiten yang sahamnya disebut oleh influencer.

"Kami telah mengirimkan permintaan penjelasan kepada emiten terkait," ucap dia.

MCAS bantah endorse artis PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) membantah adanya kerja sama bisnis dengan Raffi Ahmad dan Ari Lasso.

Hal ini disampaikan perseroan setelah dua artis ibu kota tersebut pamer investasi saham MCAS di Instagram.

Direktur & Corporate Secretary MCAS Rachel Stephanie mengatakan, apa yang dilakukan dua artis tersebut merupakan keputusan personal dan tidak memiliki hubungan bisnis dengan perseroan.

"Perseroan tidak melakukan endorsement dengan kedua public figure tersebut untuk merekomendasikan saham perseroan dan perseoan tidak memiliki hubungan bisnis dengan kedua public figure tersebut," kata Rachel dalam siaran pers.

Pernyataan tersebut disampaikan perseroan dalam upaya menanggapi surat PT Bursa Efek Indonesia (IDX) S-00038/ BEI.PP2/01-2021, tertanggal 5 Januari 2021 mengenai Permintaan Penjelasan Atas Pemberitaan di media massa.

PT M Cash Integrasi Tbk merupakan perusahaan distribusi digital di Indonesia yang menyediakan lifestyle platform, untuk mempermudah kehidupan masyarakat Indonesia dalam melakukan transformasi, dari gaya hidup konvensional menjadi gaya hidup digital Perusahaan ini mulai melantai di BEI sejak 1 November 2017.

Saat listing di BEI, harga saham MCAS Rp 1.385.

Pada penutupan kemarin, harga saham MCAS sudah melonjak 8,3 persen di level Rp 4.550.

Mengutip data RTI, komposisi kepemilikan saham MCAS yakni, sebanyak 18,1 persen dimiliki oleh PT 1 Inti Dot Com sebanyak 157 lembar saham.

PT Hero Intiputra sebanyak 8,4 persen atau 72,9 juta saham.

Kemudian, PT Kresna Graha Investama Tbk mengantongi 6,9 persen saham atau sejumlah 60,6 juta saham, PT Kresna Karisma Persada 6,2 persen atau 54,2 juta saham dan PT Nausantara Teknologi Perkasa 5 persen atau 43,9 juta saham.

Sementara itu, Chief Executive Officer (CEO) MCAS, Michael Steven tercatat memiliki 0,4 persen saham atau 3,5 juta saham, Direktur MCAS Suryandy Jahja 0,6 persen atau 5,3 jua saham, dan Presiden Direktur MCAS Martin Suharlie 9,3 persen atau sejumlah 81,5 juta saham.

Adapun saham yang dimiliki masyarakat sebanyak 44,7 persen atau 388 juta saham dan saham treasury sejumlah 1,08 persen atau 9,3 juta saham.

Total saham MCAS keseluruhan berjumlah 867,9 juta saham.

MCAS menggunakan model bisnis yang terintegrasi untuk memaksimalkan nilai melalui platform O2O (Online to Offline), aplikasi, dan IoT berkesinambungan dengan teknologi terdepan untuk meningkatkan bisnis para mitra usaha dan menyediakan kenyamanan bagi para pengguna.

MCAS mendistribusikan berbagai produk digital, seperti top up, multi-billers, travel bookings, e-ticket, dan voucher digital lainnya, lewat empat channel utama seperti, kios digital, jaringan wholesale, kasir dan aplikasi mobile dan chatbots.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul ""Endorse" Raffi Ahmad atas Saham MCAS yang Berujung Teguran BEI"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved