Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Music Zone

Gebrax Drum Competition Akan Digelar Di Bali, Peserta Cakup Asia Tenggara

Gebrax Drum Competition 2025 adalah kelanjutan dari apa yang sudah diadakan sebelumnya. 

Tribun Bali/Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Gebrax Drum Competition akan digelar di Bali pada 23 Agustus 2025 di Living World Denpasar. Gebrax Drum Competition Akan Digelar Di Bali, Peserta Cakup Asia Tenggara 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR — Gebrax Drum Competition akan digelar di Bali, pada 23 Agustus 2025, di Living World Denpasar. 

Gebrax merupakan kompetisi dari Bali, yang tidak hanya dinikmati oleh kalangan drummer Bali saja namun kali ini se-Asia Tenggara. 

Deni selaku Ketua Panitia Gebrax Drum Competition mengatakan, Gebrax awalnya diadakan di tahun 2020, saat Pandemi Covid-19. 

Saat pertama kali diadakan, Gebrax Drum Competition masih berskala kecil di Bali

“Karena memberikan kesempatan pada Bali terlebih dulu. Makanya difokuskan di Bali, kami menggandeng banyak studio rekaman hasilnya banyak talenta cilik jejaknya sangat maju di dalam kariernya bahkan sudah beberapa diendorse band-band internasional,” ungkapnya, Jumat 8 Agustus 2025. 

Baca juga: Rare Angon Festival Hadirkan Perpaduan Seni hingga Hiburan, 1.000 Layangan di Pantai Mertasari Bali

Sementara untuk Gebrax Drum Competition 2025 adalah kelanjutan dari apa yang sudah diadakan sebelumnya. 

Pada saat mempersiapkan Gebrax 2025 tidak lepas dari komunitas. 

“Jadi pertama kali 2025 skupnya Asia Tenggara. Peserta mencakup dari Malaysia, Taiwan, Filipina, beberapa dari Australia. Kita melihat ada kebutuhan besar untuk sebuah wadah drummer se-Asia Tenggara berkumpul,” imbuhnya. 

Kompetisi drum Gebrax 2025 dimulai secara online pada saat babak penyisihan (audisi) dan kompetisi drum secara on-site pada saat Grand Final di Bali, peserta dari Indonesia terdapat 4 besar finalis masing-masing kategori. 

Kategori peserta anak usia sampai 12 tahun, remaja usia 12-18 tahun, dan umum di atas 18 tahun.

“Ada 7 peserta dari Bali masuk grand final dan 5 peserta dari Indonesia berdasarkan penilaian juri. Mereka semua akan berkumpul pada 23 Agustus di Living World,” paparnya. 

Sementara jumlah peserta yang sudah mendaftar sebanyak 96 orang dari Indonesia dan juga mancanegara. 

Impact event ini untuk pariwisata di Bali, memang dari segi direct tidak terlalu besar karena jumlah peserta yang datang sedikit. 

Namun highlight dari culture, perhotelan dan lokasi di Bali sangat besar terdapat seri minivlog yang meng-highlihgt tempat-tempat di Bali, pembuatan musik, nuansa video dan lokasi dipilih semua mempresentasikan Bali

“Kita harap ada menambah ketertarikan orang datang ke Bali. Justru yang ikut lomba ini dari mancanegara karena ingin ikut lomba ini. Kita melihat ada peserta tertarik mengikuti lomba ini karena di Bali. Ke depannya bagaimana kita bisa kerja sama dengan Dinas Pariwisata dan lain sebagainya karena kita ingin komunitas fokus dulu ke drummer,” katanya. 

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved