Seorang Anak Kirim Video ke Medsos, Terjepit Reruntuhan Gempa Mamuju, Tim SAR Ambil Langkah Cepat

Seorang Anak Kirim Video ke Medsos, Terjepit Reruntuhan Gempa Mamuju, Tim SAR Ambil Langkah Cepat

Ist
Gedung kantor Gubernur Sulawesi Barat akibat gempa kuat susulan yang terjadi di Majene, Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2021) dini hari pukul 01.20 WITA. Video anak yang diketahui bernama Angel saat terjebak di reruntuhan Gempa di Majene viral di media sosial. 

Longsor yang menutup badan jalan Trans Sulawesi tepat berada di Desa Takandaeng, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju.

Semua kendaran yang akan menuju Mamuju maupun menuju Majene dari Mamuju berhenti memarkir kendaraan di bahu jalan.

Pantauan  jurnalis Tribun Timur (Tribun Network), ada puluhan titik longsor yang nenutup total jalan trans Sulawesi di Kecamatan Malunda.

Kondisi sore hari diberitakan hujan deras.

Warga korban gempa di sekitar lokasi masih kesulitan mendapatkan kebutuhan makanan.

Kondisi jalan juga mengalami retak-retak.

Bahkan bantuan kesehatan yang ingin menuju Mamuju tertahan akibat longsor ini.

Hingga sore tadi belum ada satupun alat berat di lokasi longsor untuk membersihkan material sehingga dapat kembali di lalu kendaraan.

Bahkan sudah banyak pengguna jalan memutar balik kendaraan mencari lokasi aman, sambil menunggu jalan kembali normal.

Warga Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulbar mengungsi ke perbukitan dengan mendirikan tenda usai diguncang gempa magnitudo 6.2 pada pukul 02.30 Wita dini hari. (TRIBUN TIMUR/NURHADI)
Data korban sementara

Data sementara, sebanyak 34 orang dikabarkan meninggal dunia akibat gempa yang terjadi di Kabupaten Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat.

Hal tersebut berdasarkan data yang dihimpun oleh Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana pada 15 Januari 2021, pukul 14.00 WIB.

"26 orang meninggal dunia di Kabupaten Mamuju dan delapan orang di Kabupaten Majane," ucap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati melalui keterangan tertulis, Jumat (15/1/2021).

Terdapat 10 titik lokasi pengungsian di Kabupaten Majene, antara lain di Desa Kota Tinggi, Desa Lombong, Desa Kayu Angin, Desa Petabean, Desa Deking, Desa Mekata.

Lalu di Desa Kabiraan, Desa Lakkading, Desa Lembang, Desa Limbua yang terdapat di Kecamatan Ulumanda, Kecamatan Malunda serta Kecamatan Sendana.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved