Gempa Sulbar: Umat Hindu di Mamuju Kota Mengungsi di Pura Stana Dewata, 9 Orang Mengalami Luka

Gempa Sulbar: Umat Hindu di Mamuju Kota Mengungsi di Pura Stana Dewata, 9 Orang Mengalami Luka

Penulis: Putu Supartika | Editor: Widyartha Suryawan
Foto Kiriman Ketut Kardika
Suasana pengungsian korban gempa sulbar di Pura Stana Dewata Mamuju. Umat Hindu di Mamuju Kota Mengungsi di Pura Stana Dewata. 

Secara umum, menurut Kardika, proses distribusi logistik saat ini ada sedikit kendala.

Dimana di tengah jalan mobil pengangkut logistik dijarah.

Menurutnya, hal ini dikarenakan distribusi bantuan yang belum merata dan stok makanan menipis.

Selain itu, saat ini PHDI dan Peradah di luar Mamuju seperti Palu dan Mamuju Tengah sudah mulai bergerak untuk membantu umat Hindu yang terdampak.

“Untuk di pura juga sudah ada relawan yang membawa genset dan bahan makanan, itu saudara kami yang letaknya tidak jauh dari Mamuju,” katanya.

Ia mengatakan, jumlah umat Hindu di Mamuju Kota sekitar 25 KK.

Umat Hindu lainnya, Putu Arta mengatakan dirinya juga memilih pulang ke Mamuju Tengah.

Ia yang berada sekitar 10 Km dari pusat gempa merasakan kepanikan saat ada guncangan gempa itu.

“Kami mengungsi naik ke gunung karena Kamis sore gempa pertama, terus ada imbauan dari BMKG yang mengatakan ada gempa susulan yang patut diwaspadai,” katanya.

Kepanikan itu semakin bertambah saat ada informasi jika akan ada gempa susulan yang berpotensi tsunami.

Sehingga sampai saat ini masih banyak warga yang mengungsi di daerah yang agak tinggi. (*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved