Breaking News
Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pilpres Amerika Serikat

Kamala Harris Jadi Wakil Presiden Amerika, Begini Sambutan dari Desa Kecil di India

Warga di sana gembira menyambut Kamala Harris yang dilantik menjadi orang kedua di negeri Paman Sam.

Editor: Kander Turnip
AFP via Tribun Style
Calon presiden dan calon wakil presiden Partai Demokrat Pilpres 2020 Joe Biden dan Kamala Harris. 

Kamala Harris Jadi Wakil Presiden Amerika, Begini Sambutan dari Desa Kecil di India

TRIBUN-BALI.COM, NEW DELHI - Sejarah terukir di dunia politik Amerika Serikat, adalah seorang Kamala Harris, wanita pertama keturunan India, berkulit berwarna yang menjadi Wakil Presiden.

Sambutan penuh gembira pun terlihat di desa kecil wilayah India.

Thulasendrapuram, 350 kilometer dari kota Chennai, warga di sana gembira menyambut Kamala Harris yang dilantik menjadi orang kedua di negeri Paman Sam.

“Kami merasa sangat bangga bahwa seorang India terpilih sebagai wakil presiden Amerika,” kata Anukampa Madhavasimhan (52) seorang guru.

Kakek Harris pindah ke Chennai, ibu kota negara bagian Tamil Nadu, beberapa dekade lalu.

Mendiang ibu Harris juga lahir di India, sebelum pindah ke AS untuk belajar di University of California.

Dia menikah dengan pria Jamaika, dan mereka menamai putri mereka Kamala, yang dalam kata Sansekerta bermakna "bunga teratai".

Jelang pemilihan umum AS pada November lalu, penduduk desa di Thulasendrapuram juga mengadakan upacara di kuil utama Hindu untuk mendoakan kesuksesan bagi Harris.

Baca juga: Trump Doakan Pemerintahan Biden Aman, Washington DC Bak Medan Perang

Baca juga: Profil Kamala Harris: Sangat Terkesan dengan Pandangan Progresif Kakeknya asal India

Setelah kemenangan Harris, mereka menyalakan petasan dan membagikan permen dan bunga sebagai perayaan keagamaan.

Menurut sejarawan Nancy F Cott, peran keluarga juga dianggap penting dalam politik AS.

Menurut penelitian oleh ilmuwan politik Laurel Elder, umumnya masyarakat AS mengagumi kehidupan keluarga pemimpinnya.

"Masyarakat lebih mencontoh keluarga daripada kebijakan," ujar Chasten Buttigieg, juru kampanye media sosial Pete Buttigieg.

Bagi perempuan, kehidupan keluarga di dunia politik sering kali menjadi penting, tetapi juga rumit.

Keluarga merupakan cara mengimbangi antara persepsi ketangguhan dan kelembutan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved