Ini 5 Cara Mengenali Predator Seksual dan Penipu di Situs Kencan Online, Apa Saja Itu ?
Berikut ini 5 cara mengenali predator seksual atau penipu di situs kencan online
Kalimat-kalimat atau pujian manis pun terlontar, bahkan hadiah mungkin juga diberikan agar korban terlena.
Hal ini menjadi cara pelaku untuk membuat korban merasa ketergantungan.
Cara tersebut membuat pelaku terlihat bak pahlawan yang menolong korban dalam kondisi lemah.
Memang, enggak semua ucapan manis merupakan pertanda doi adalah predator seksual.
Perhatian sah-sah saja jika diberikan dalam skala wajar.
Namun, jika seseorang mulai menyerbu kita dengan pesan singkat bertubi-tubi penuh perhatian manis, maka kita perlu khawatir dan sebaiknya mengakhiri kontak sebelum berlanjut lebih jauh.
Manipulatif
Hati-hati dengan orang yang manipulatif!
Saat korban mulai merasa enggak nyaman, orang seperti ini umumnya bakal memutarbalikkan fakta.
Orang yang manipulatif, termasuk predator seksual yang berkeliaran di aplikasi kencan online, paling senang mendramatisasi berbagai hal.
Parahnya hal ini membuat korban justru merasa menjadi pihak yang bersalah.
Pada satu titik, saat korban merasa lelah secara emosional, korban akan mengalah. Hal ini memperlihatkan bahwa pelaku dapat dengan mudah mengendalikan korban.
Enggak jarang pula predator seksual membuat korban merasa bahwa apa yang diterimanya adalah sesuatu yang pantas didapatnya.
Terlalu Protektif
Kalau ada orang yang baru kita kenal sudah bersikap begitu mengatur dan protektif, bahkan cenderung mengekang kita, waspadalah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-kencan-online.jpg)