Berita Jembrana
Lagi, Dua Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Jembrana Bali Meninggal
Kasus meninggal karena Covid-19 di Jembrana bertambah menjadi 39 orang. Terakhir, dua kasus meninggal menimpa dua warga di Jembrana
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Terpisah, Humas Satgas Penanganan Covid-19 Jembrana, dr I Gusti Agung Putu Arisantha menjelaskan, guna menekan penyebaran virus corona pihaknya terus berupaya untuk edukasi kepada masyarakat kemudian menjaga imunitas dengan makan cukup dan berolahraga.
Terpenting ialah persoalan 3 M yang sering diabaikan masyarakat yang merupakan kunci utama menekan Covid.
Saat ini jumlah penduduk di Jembrana 325 ribu jiwa dan testing yang dilakukan per pekannya mencapai 500 orang.
Perkembangan Covid-19 di Jembrana di awal tahun 2021 ini meningkat tajam.
Dengan jumlah rata-rata harian 30 orang, merupakan jumlah yang cukup tinggi untuk setiap hari.
Satgas sampai menyediakan menyediakan tiga hotel untuk karantina warga yang terkonfirmasi positif tanpa gejala.
“Untuk pasien terkonfirmasi saat ini ada sekitar 1409, sembuh 1112 sedangkan meninggal 39,” bebernya.
Ketua DPRD Jembrana Dipulangkan
Ketua Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jembrana Ni Made Sri Sutharmi akhirnya sembuh setelah dirawat karena terpapar Covid-19.
Sri Sutharmi, dirawat di ruang isolasi RSU Negara selama 7 hari.
Anggota fraksi PDI Perjuangan itu keluar dan berhasil sembuh pada Jumat 22 Januari 2021.
Sutharmi dirawat bersama keluarganya yang sebelumnya dinyatakan orang tanpa gejala dan gejala ringan positif Covid-19 setelah menjalani swab tas Sejak 16 Januari lalu.
Selain ketua dewan, tim medis juga memulangkan total delapan orang pada hari ini.
Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutarmi mengatakan, bahwa paparan Covid itu nyata.
Sehingga, seluruh khusus masyarakat Jembrana, Bali dan Indonesia harus sangat hati-hati dalam perilaku sehari-hari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/prosesi-pemakaman-jenazah-sesuai-protokol-kesehatan.jpg)