Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Hilang Kontak

Sistem Autothrottle Sriwijaya Air SJ 182 Dilaporkan Bermasalah? Begini Kata Penyelidik KNKT

Munculnya laporan masalah pada sistem autothrottle Sriwijaya Air SJ 182 tersebut dilaporkan beberapa hari sebelum terjadinya insiden jatuhnya pesawat.

Editor: Ady Sucipto
Jetphotos.com/Abdiel Irvan
B737-500 Sriwijaya Air registrasi PK-CLC, dengan nosename Citra. Pesawat ini jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada Sabtu (9/1/2021). 

TRIBUN-BALI.COM – Salah satu penyelidik Komite Nasional Keselamatan Transportasi atau KNKT, Nurcahyo Utomo mengungkapkan terkait adanya laporan masalah pada sistem autothrottle Sriwijaya Air SJ 182 yang akhirnya jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada Sabtu 9 Januari 2021.

Munculnya laporan masalah pada sistem autothrottle Sriwijaya Air SJ 182 tersebut dilaporkan beberapa hari sebelum terjadinya insiden jatuhnya pesawat.

"Ada laporan kerusakan pada autothrottle beberapa hari sebelumnya pada teknisi di log perawatan."

"Tapi, kami tidak tahu apa masalahnya," sebut Nurcahyo yang dilansir via Reuters, Jumat 22 Januari 2021.

Pihaknya, kata Nurcahyo, masih belum bisa mengetahui lebih lanjut permasalahan apa yang terjadi pada sistem autothrottle.

Terkait hal itu, pihaknya baru akan bisa mengetahui apabila cockpit voice recorder atau CVR yang merupakan bagian dari kotak hitam Sriwijaya Air SJ 182 sudah ditemukan.

Untuk diketahui, hingga saat ini, CVR Sriwjaya Air SJ 182 masih dalam pencarian.

Pada operasi pencarian Sriwijaya Air, tim SAR baru menemukan light data recorder (FDR).

"Jika kami menemukan CVR (cockpit voice recorder), kami bisa mendengar diskusi antar pilot, apa yang mereka bicarakan dan kami akan tahu apa masalahnya," imbuh dia.

Meski terdapat permasalahan pada sistem autothrottle, menurut Nurcahyo, belum jelas apakah permasalahan itu yang menyebabkan jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved