Berita Gianyar

Belum Genap 4 Bulan Beroperasi,Saluran Drainase di Tengah Jalan Raya Bedulu Gianyar Bali Sudah Rusak

Sebuah karung dan plang tanda dilarang parkir berdiri di tengah Jalan Raya Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Bali, Minggu 24 Januari 2021

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Plang penanda terpasang di tengah Jalan Raya Bedulu, Blahbatuh, Gianyar, Minggu 24 Januari 2021 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Sebuah karung dan plang tanda dilarang parkir berdiri di tengah Jalan Raya Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Bali, Minggu 24 Januari 2021.

Benda tersebut ditaruh untuk memberikan tanda pada pengendara lantaran jalan tersebut rusak.

Mirisnya, areal yang rusak tersebut terletak di atas proyek drainase yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Gianyar, pada Oktober 2020 lalu.

Berdasarkan data Tribun Bali, sebelumnya, proyek tersebut dibuat untuk menanggulangi banjir yang kerap terjadi di kawasan tersebut setiap turun hujan.

Baca juga: Drainase Tersumbat Sampah, Dinas DPUPR Kota Denpasar Gencarkan Pembersihan Sungai

Sebelumnya, drainase yang ada di tengah jalan ini sempit dan tersumbat sampah, sehingga jalan ini selalu menjadi langganan banjir yang tingginya bisa mencapai 40 centimeter.

Setelah proyek drainase ini ada, banjir pun hilang dari areal ini.

Bahkan setiap hujan, meskipun sangat lebat, pengendara yang lewat di jalan provinsi ini tidak lagi terjebak banjir.

 Namun sayangnya, belum genap empat bulan, kini aspal di atas drainase rusak.

Guna mengantisipasi jebol, material penanda pun ditaruh di sana.

Namun dengan adanya plang ini, kelancaran lalu lintas menjadi terganggu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved